DITULIS OLEH HASAN BEYAZ
Bagi ORβIT, grup kolaborasi Korea–Japan yang dibentuk dari para kontestan Produce 101 Japan, perjalanan menuju debut di Korea telah melewati pandemi global, wajib militer, dan evolusi kreatif yang cukup senyap sampai mungkin terlewat kalau Anda tidak memperhatikannya. Kini, lewat mini-album TRANS, grup ini akhirnya melangkah ke pasar yang, dalam beberapa hal, memang sejak awal sudah mereka tuju.
Dibentuk pada 2020, ORβIT menghabiskan sebagian besar karier mereka aktif di Japan — membangun basis penggemar bernama EαRTH, merilis full-length album kedua ROAR tahun lalu, dan perlahan memperluas jangkauan mereka ke Bangkok dan Taipei di sepanjang jalan. Debut Korea mereka lebih terasa seperti kedatangan yang sudah lama ditunggu.
Sejak awal, para member sudah terlibat dalam penulisan, desain, dan art direction. Saat ROAR dirilis, keterlibatan itu berkembang hingga mencakup komposisi dan koreografi. "Dengan full-length album kami," kata Shunya, "para member tidak hanya ikut dalam desain dan lirik, tetapi juga dalam komposisi dan koreografi. Saya pikir itu benar-benar membantu memperkuat identitas kami sebagai tim yang memproduksi karya sendiri."
Tomo menjelaskannya lewat sisi musikal: perpaduan member Korea dan Jepang telah menghasilkan sesuatu yang berada di luar konvensi masing-masing industri. "Karena masing-masing dari kami punya gaya musik dan latar belakang budaya sendiri," katanya, "kami bisa menciptakan sesuatu yang bukan murni J-pop maupun K-pop — sesuatu yang unik dan benar-benar tidak mudah ditemukan di tempat lain." Shunya menambahkan lebih jauh, dengan menggambarkan bagaimana perbedaan budaya itu justru memunculkan gesekan yang mendukung karya, bukan merusaknya. "Terkadang perbedaan itu bisa memicu perbedaan pendapat," katanya, "tetapi secara pribadi, saya percaya benturan seperti itu menciptakan chemistry yang bagus dan membantu kami menghasilkan musik yang benar-benar terasa seperti ORβIT."
Debut Korea juga membawa tekanannya sendiri. Bagi para member Jepang, ini berarti untuk pertama kalinya merekam dengan benar dalam bahasa Korea. Bagi Younghoon dan Yoondong, yang membawa pengalaman mereka di industri Korea ke dalam grup yang sebagian besar berbasis di Japan, ini adalah kembali ke wilayah yang mereka kenal, tetapi sudah cukup lama tidak mereka geluti. "Saya merasa tegang sekaligus bersemangat," aku Younghoon. "Saya memang khawatir apakah saya bisa melakukan ini dengan baik, tetapi saya ingin bekerja keras dan menunjukkan ORβIT kepada audiens yang lebih luas." Yoondong menggemakan perasaan itu: "Saya merasakan campuran emosi. Namun, saya ingin mempersiapkan diri dengan keras bersama para member dan menunjukkan kepada orang-orang bahwa ada grup seperti kami."
Mungkin itulah promosi paling jujur yang bisa ORβIT sampaikan saat ini — bahwa mereka layak untuk ditemukan. Seperti yang Yoondong tambahkan, hampir seperti catatan kaki: "Kami semua lumayan lucu, sih." Setelah bertahun-tahun membangun dunia kreatif mereka sendiri, ternyata tawarannya sederhana. Datang dan temukan sendiri.
ORβIT telah aktif sejak 2020. Menurut kalian, bagaimana grup ini paling banyak berubah sejak pertama kali mulai?
SHUNYA Saya merasa peran kami sebagai grup yang memproduksi karya sendiri menjadi jauh lebih jelas seiring waktu. Di masa-masa awal setelah debut, kami terlibat dalam penulisan lirik dan desain album, tetapi belum dalam komposisi atau produksi lagu. Namun, lewat full-length album “ROAR” yang dirilis tahun lalu, para member ikut serta bukan hanya dalam desain dan lirik, tetapi juga dalam komposisi dan koreografi. Saya pikir itu benar-benar membantu memperkuat identitas kami sebagai tim yang memproduksi karya sendiri.
TOMO Sejak awal kami memang membangun identitas kami di sekitar self-production, tetapi belakangan ini kami bahkan lebih banyak mengeluarkan karya kreatif sendiri di berbagai bidang, termasuk penulisan lagu, koreografi, dan desain. Ini bukan sesuatu yang berubah dalam semalam, melainkan sesuatu yang terus kami kembangkan dan tumbuhkan dari waktu ke waktu.
YUGO Dibandingkan dengan masa-masa awal, saya rasa ikatan antar-member sudah jauh lebih kuat. Karena sempat lama tidak bisa banyak bersama akibat COVID dan wajib militer beberapa member, setiap momen yang kami miliki sekarang terasa sangat berarti. Kami juga sudah cukup dekat untuk menghabiskan waktu bersama di luar pekerjaan.
YOUNGHOON Dalam lima tahun terakhir, ikatan kami jelas semakin kuat, dan saya pikir masing-masing dari kami juga menjadi lebih profesional dalam apa yang kami lakukan.
YOONDONG Saya akan bilang arah grup ini. Sekarang kami lebih proaktif dan mengambil peran utama dalam banyak hal. Bukan hanya dalam musik, tetapi juga dalam penampilan dan aktivitas secara keseluruhan — kami saling berkomunikasi, mengoordinasikan, dan mendorong semuanya maju bersama setiap kali ada kesempatan.
Beberapa dari kalian sempat vakum untuk wajib militer. Saat kembali, apakah ada yang terasa berbeda — tentang diri kalian sendiri, atau tentang grup?
YOUNGHOON Karena COVID dan wajib militer, saya menghabiskan sekitar dua sampai tiga tahun tanpa banyak berkomunikasi dengan para member. Saat kembali setelah selesai menjalani tugas, saya bisa melihat bahwa semuanya sudah berkembang pesat dengan cara masing-masing. Itu membuat saya merasa harus bekerja lebih keras lagi untuk menebus waktu yang saya lewatkan.
Debut Korea kalian akan datang pada April. Apa arti momen itu bagi kalian secara pribadi?
SHUNYA Bagi saya, menjadi bagian dari grup kolaborasi Korea–Japan adalah kesempatan yang sangat berharga, dan saya sangat bersyukur karenanya. Karena sejauh ini kami sebagian besar aktif di Japan, saya rasa debut Korea ini adalah kesempatan untuk menonjolkan salah satu kekuatan kami — yaitu adanya member Korea di dalam grup. Ini juga memotivasi saya untuk bekerja lebih keras dalam meningkatkan kemampuan bahasa Korea saya.
TOMO Jujur saja, rasanya belum sepenuhnya nyata, dan saya pikir perasaan itu akan perlahan terasa begitu kami benar-benar mulai promosi. Tapi bagi saya, ini berarti bisa membagikan musik dan lagu-lagu saya kepada audiens di Korea dengan ketulusan yang sama seperti selama ini.
YUGO Secara pribadi, rasanya luar biasa bisa tampil di acara musik Korea yang sudah saya tonton sejak kecil. Di saat yang sama, debut Korea kami lima tahun setelah debut di Japan juga terasa seperti tantangan baru. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menunjukkan sisi terbaik diri saya.
YOUNGHOON Sudah cukup lama sejak terakhir kali kami promosi di Korea, jadi saya merasa tegang sekaligus bersemangat. Jujur, saya memang khawatir apakah saya bisa tampil dengan baik, tetapi saya ingin bekerja keras dan menunjukkan ORβIT kepada audiens yang lebih luas.
YOONDONG Dulu saya pernah bekerja di Korea sebelum lebih fokus beraktivitas di Japan, jadi saya sangat senang mendapat kesempatan untuk promosi di Korea lagi. Di saat yang sama, saya juga punya kekhawatiran apakah saya bisa tampil baik di sini lagi, jadi saya merasakan campuran emosi. Namun, saya ingin mempersiapkan diri dengan keras bersama para member dan menunjukkan kepada orang-orang bahwa ada grup seperti kami, serta menampilkan sisi terbaik kami.
ORβIT punya member Jepang dan Korea. Apakah kedua budaya ini membawa ide atau energi yang berbeda ke dalam musik dan penampilan kalian?
SHUNYA Ya! Karena kami tumbuh dengan pengaruh musik dan latar budaya yang berbeda, saya pikir masing-masing dari kami membawa kekuatan unik dari sisi kreatif. Terkadang perbedaan itu bisa memicu perbedaan pendapat, tetapi secara pribadi, saya percaya benturan seperti itu menciptakan chemistry yang bagus dan membantu kami menghasilkan musik yang benar-benar terasa seperti ORβIT.
TOMO Saya rasa begitu. Karena masing-masing dari kami punya gaya musik dan latar budaya sendiri, kami bisa menciptakan sesuatu yang bukan murni J-pop maupun murni K-pop, melainkan sesuatu yang unik dan benar-benar tidak mudah ditemukan di tempat lain.
YUGO Karena ORβIT adalah tim yang memproduksi karya sendiri, saya rasa kami secara alami punya banyak ide. Jadi, ini bukan sekadar soal perbedaan kewarganegaraan; semua member penuh kreativitas dan punya dorongan kuat untuk mengekspresikan apa yang ingin kami lakukan.
YOUNGHOON Masing-masing dari kami juga punya visi sendiri tentang ingin menjadi artis seperti apa. Selain itu, ide dan energi yang berbeda dari budaya Korea dan Jepang memainkan peran besar dalam membentuk penampilan kami.
YOONDONG Ini bukan hanya soal dua budaya — kami semua punya selera musik yang berbeda, dan karena setiap orang benar-benar mencintai musik, kami cenderung mengeksplorasi berbagai genre. Saya pikir hasilnya terlihat pada full-length album kami sebelumnya “Roar,” yang berisi banyak variasi lagu dan tingkat keterlibatan member yang tinggi. Saya harap orang-orang akan mendengarkannya. Kami juga terus saling memotivasi, yang sangat membantu kami tumbuh bersama.
Kalian terlibat sendiri dalam penulisan lagu dan art direction. Bagaimana kalian menentukan cerita apa yang ingin disampaikan lewat setiap rilisan?
SHUNYA Itu berbeda dari satu album ke album lain, tetapi biasanya kami mulai dengan menentukan pesan inti yang ingin kami sampaikan. Dari sana, kami bekerja bersama sebagai member untuk menyesuaikan judul album, konsep, dan produksi musik agar sejalan dengan ide itu.
TOMO Urutannya bisa berbeda, tetapi secara umum kami membangun kerangka besar — seperti judul album dan konsep — berdasarkan apa yang ingin kami ekspresikan saat itu, beserta elemen seperti musim atau suasana.
YUGO Kami sering memulai dengan mendiskusikan arah dan konsep album di antara kami sendiri, lalu memfinalkannya melalui percakapan dengan staf kami.
YOUNGHOON Dalam banyak kasus, kami berusaha menangkap emosi dan pikiran yang terasa khas untuk momen saat ini — hal-hal yang hanya bisa kami ungkapkan sekarang.
YOONDONG Untuk lirik, kami cenderung memasukkan cerita yang ingin kami sampaikan secara pribadi, dan untuk lagu-lagu yang lebih konseptual, kami menulisnya agar sangat sesuai dengan tema masing-masing lagu.
Saat kalian menciptakan sebuah konsep, biasanya mulai dari mana — musik, visual, atau sesuatu yang lain?
SHUNYA Saya terutama bertanggung jawab atas art direction dan produksi visual. Biasanya saya mulai dengan menentukan konsep terlebih dahulu, lalu menerjemahkannya ke elemen visual. Untuk track logo, saya cenderung membuatnya sambil mendengarkan musik.
TOMO Saya pikir titik awalnya bisa berbeda tergantung albumnya.
YUGO Kadang kami memulai dari visual saat menciptakan konsep, dan di lain waktu kami mulai dari musik.
YOUNGHOON Saya biasanya mulai dengan menulis lirik dari nol, bahkan sebelum hal lain ditetapkan.
YOONDONG Kalau saya, saat menemukan beat yang benar-benar saya suka, saya mulai memikirkan garis melodi, lalu menyampaikan pesan yang ingin saya katakan lewat lirik.
Apakah ada bagian dari proses produksi yang mengejutkan kalian — sesuatu yang lebih sulit atau lebih memuaskan dari yang kalian bayangkan?
SHUNYA Bagi member Jepang, ini pertama kalinya kami bernyanyi dalam bahasa Korea, jadi kami cukup kesulitan dengan pengucapan.
TOMO Karena ini debut Korea, ini juga pertama kalinya kami merekam dengan benar dalam bahasa Korea.
YUGO Ini pertama kalinya saya mengomposisi bersama beberapa orang, dan itu sangat menginspirasi, serta saya belajar banyak dari pengalaman tersebut.
YOUNGHOON Bukan terasa sulit, justru terasa menyenangkan karena ini cara kerja yang baru, dan secara keseluruhan itu pengalaman yang sangat berharga.
YOONDONG Saat kami beralih dari bahasa Jepang ke Korea, nuansanya berubah, sehingga semuanya terasa segar dan baru.
Penampilan kalian dikenal sangat presisi dan detail. Bagaimana kalian menyeimbangkan keterampilan teknis dengan emosi yang tulus di atas panggung?
SHUNYA Member Korea memberi kami banyak arahan dan saran selama latihan, membantu kami menampilkan performa yang kuat dengan lebih efisien.
TOMO Saat latihan, kami fokus meningkatkan ketepatan teknis, tetapi di atas panggung, menurut kami penting untuk bernyanyi dengan emosi pada saat itu.
YUGO Kami saling melengkapi dengan memaksimalkan kekuatan masing-masing, dan kami juga saling mengarahkan selama prosesnya.
YOUNGHOON Saya percaya bahwa jika ada ketulusan yang nyata, penampilan itu juga akan secara alami mencapai tingkat penyelesaian yang kuat.
YOONDONG Kami berlatih dengan terus mengulang, mengecek, dan saling bertukar feedback.
Kalian pernah tampil di Thailand dan Taiwan, dan sekarang sedang mempersiapkan diri untuk Korea. Apakah audiens terasa berbeda di tiap tempat?
SHUNYA Saya merasa cara audiens bersorak dan menikmati penampilan sangat berbeda tergantung negaranya.
TOMO Setiap tempat punya suasana dan cara bereaksi masing-masing, dan menurut saya semuanya punya daya tarik yang unik.
YUGO Saya merasa setiap audiens sangat antusias dalam menunjukkan dukungan mereka.
YOUNGHOON Saya pikir bahasa adalah perbedaan yang paling besar.
YOONDONG Saya sangat bersyukur karena semua orang tampaknya benar-benar menikmati penampilannya.
Apa sesuatu tentang ORβIT yang menurut kalian belum sepenuhnya ditemukan orang?
SHUNYA Saya pikir daya tarik terbesar kami adalah bahwa kami adalah grup yang memproduksi karya sendiri.
TOMO Self-production kami, bersama kehangatan dan kepedulian para member satu sama lain, benar-benar terasa dalam musik kami.
YUGO Yang membuat kami spesial adalah bahwa kami benar-benar menciptakan semuanya sendiri.
YOUNGHOON Saya pikir kami adalah tim di mana setiap member bisa mengekspresikan warna unik masing-masing dengan jelas.
YOONDONG Kami semua lumayan lucu, sih.
Memasuki tahun kelima, apa satu hal yang masih kalian pelajari — sebagai performer, atau sebagai pribadi?
SHUNYA Saya selalu berusaha mengingatkan diri sendiri tentang pentingnya tetap setia pada diri saya yang asli.
TOMO Saya terus belajar untuk mengeksplorasi dan mengembangkan musikalitas saya sendiri.
YUGO Saya terus belajar supaya bisa membahagiakan lebih banyak orang lewat nyanyian saya.
YOUNGHOON Saya menyadari bahwa tidak ada satu jawaban yang benar untuk semua hal.
YOONDONG Saya merasa terus belajar setiap kali saya naik ke atas panggung.
Saat kalian membayangkan ORβIT lima tahun lagi, kalian ingin orang-orang mengatakan apa tentang kalian?
SHUNYA Saya berharap bisa diakui sebagai artis yang mewakili eranya.
TOMO Saya ingin dikenal sebagai "artis dengan musik dan penampilan live yang luar biasa."
YUGO Saya ingin orang-orang berkata, "Mereka grup yang harus kamu tonton langsung."
YOUNGHOON Saya berharap kami bisa menjadi grup yang terasa seperti teman seperjalanan dalam hidup.
YOONDONG Saya ingin dikenang sebagai tim yang benar-benar bisa menyuguhkan konser yang seru!
Fitur ini diambil dari edisi cetak keempat kami, yang bisa dibeli di sini.