Dampak Ailee terhadap Lanskap Musik Korea

Foto milik Ailee's Social Media

Ailee's Dampak pada Musik Korea Kontemporer

oleh Ella Okunmwendia

"Monster rookie" dan "hottest newcomer" adalah frasa yang digunakan untuk menggambarkan Amy Lee saat ia muncul di kancah musik Korea. Penyanyi Korea-Amerika yang dikenal dengan nama panggung Ailee ini debut dengan lagu R&B berjudul "Heaven" pada 2012. "Heaven" menerima sambutan hangat dan masuk chart, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu solois teratas di Korea Selatan. 11 tahun kemudian, Ailee adalah nama yang familier di Korea dan mendapatkan julukan seperti "Korea's Beyonce," "K-pop Diva," dan "Queen of OSTs." Mari kita telusuri karier Ailee, dengan menyoroti pra-debutnya, kesuksesan, musikalitas, dan warisannya.

Awal terbentuknya Sebuah Kekuatan Revolusioner

Meskipun artis kelahiran Denver itu tidak ingat persis kapan ia ingin menjadi penyanyi, ia ingat bahwa ingin bernyanyi sejak lama. Tumbuh besar di New Jersey, ia ikut serta dalam pertunjukan bakat sekolah dan bernyanyi di paduan suara Korea di gereja. Ia terus bernyanyi sambil studi Jurnalistik di Pace University di New York.

Foto milik Ailee's Social Media

Ailee juga menunjukkan bakatnya melalui cover di YouTube dan kompetisi menyanyi. Pada 2006, ia membuat kanal YouTube "mzamyx3," tempat ia mengunggah cover lagu, termasuk "I Have Nothing" milik Whitney Houston. Kanal itu juga menampilkan video Ailee berlatih dan tampil di Philadelphia. Selain itu, kanalnya mencatat tonggak penting dalam hidup Ailee: memenangkan kategori vokal di Kollaboration 2006, sebuah acara bakat untuk calon artis Korea-Amerika. Ia meluncurkan kanal YouTube keduanya pada 2007 setelah memutuskan untuk mengejar musik secara profesional. Di kanal "Aileemusic," Ailee mengunggah cover lagu seperti "No One" milik Alicia Keys dan "The Climb" milik Miley Cyrus. Ia juga mengunggah "Shoe Game," versinya dari Drake's "Uptown," yang ia sebut sebagai rilisan pertamanya. Rilisan itu muncul setelah Ailee menempati posisi kedua di "The Maury Show" pada 2008, setelah membawakan "Unfaithful" milik Rihanna.

Dari Garden State ke Jiwa Asia

Meskipun lahir dan dibesarkan di Amerika Serikat, Ailee selalu ingin "menciptakan musik di negara asalnya, sebelum musik lainnya." Kesempatan mewujudkan impian itu datang ketika ia menerima tawaran debut dari sebuah agensi hiburan Korea Selatan. Sebagai anak SD pada saat itu, Ailee menolak karena merasa itu bukan waktu yang tepat. Meski menolak tawaran itu, Ailee tetap tertarik pada Korea. Setelah menghabiskan satu tahun di negaranya, kemampuan bahasanya meningkat dan ia mulai mendengarkan grup K-pop seperti Fin.K.L dan S.E.S. Dalam obrolan dengan Eric Nam di Daebak Show, ia mengungkapkan bahwa ia mendengarkan grup seperti Big Bang, Girls' Generation, dan F(x) saat masih di Amerika dan merupakan penggemar berat BoA dan 2NE1.

Ailee mendapat kesempatan debut di Korea ketika pamannya menunjukkan salah satu videonya kepada seorang eksekutif di YMC Entertainment. Ia kemudian pindah ke Korea Selatan, di mana ia audisi untuk agensi tersebut dengan menyanyikan "Resignation" oleh Big Mama. Sebelum debut resminya, Ailee sudah memukau publik Korea, menandai kehadirannya pada September 2011. Ia tampil di program MBC "Singer and Trainee" sebagai trainee di bawah bimbingan penyanyi Wheesung. Membawakan "My Boo" (Usher dan Alicia Keys) dan "Halo" oleh Beyonce membuat banyak orang terpana oleh kemampuan vokalnya. Selama acara itu, ia mengesankan juri, penonton, dan netizen.

Foto via AFP/Getty Images

Pada Februari 2012, ia melakukan debut yang dinantikan dengan "Heaven," yang menjadi single keenam paling banyak diunduh tahun itu dengan lebih dari 3.220.000 unduhan digital. Lagu yang diproduksi Wheesung ini mencapai puncak di posisi tiga pada Gaon Digital Chart dan Billboard K-pop Hot 100.

Selain itu, Ailee mendominasi chart dengan rilisan-rilisan berikutnya, seperti "I Will Show You," "Room Shaker," "U&I," "Mind Your Own Business," dan lainnya. EP-nya Magazine, A New Empire, serta album Vivid dan Butterfly juga menempati posisi di chart bergengsi seperti Billboard World Albums.

Odise Sonic

Meskipun sebagian besar diskografi Ailee berbahasa Korea, penyanyi ini merilis tiga single berbahasa Jepang: versi Jepang dari "Heaven" dan "U&I" serta versinya dari lagu kelompok Jepang Ikimonogakari, "Sakura." Versi Ailee dari "Sakura" menampilkan lirik baru dalam bahasa Inggris dan Jepang. Ia juga memperkaya diskografinya dengan empat lagu berbahasa Inggris, termasuk "Shoe Game" dan single debut AS-nya "Fall Back." Ia kemudian merilis versi bahasa Inggris dari lagu ballad Natalnya "Sweater" dan "Murder on the Dance Floor" dari album Inggris pertamanya, "I'm Lovin' Amy.

Ailee mendapat pujian karena vokal yang kuat, penyampaian emosional, kehadiran panggung, dan kemampuan musikal yang beragam. Selama bertahun-tahun, ia merilis musik di berbagai genre, termasuk pop, disco, rock, R&B, soul, dan ballad. Penyanyi ini selalu berusaha menunjukkan sisi baru di setiap rilisan. Dalam wawancara dengan Naver, Ailee mengenang bahwa ia "ingin menunjukkan sisi feminin sedikit" dengan lagu debutnya "Heaven" dan kemudian beralih untuk menampilkan sisi yang lebih percaya diri di "I Will Show You." Vokalnya, yang sering dipuji kritikus musik karena kekuatan, rentang, dan kontrolnya, menjadi inti dari seni yang dibawakan. Baik dalam balada patah hati maupun lagu-lagu yang membangkitkan kepercayaan diri, ia menyampaikan perasaan yang tulus lewat musiknya. Selain itu, penampilan penyanyi ini, yang digambarkan penuh energi dan karisma, juga mendapatkan banyak pujian.

Foto milik Ailee's Social Media

Walaupun Ailee mahir menginterpretasi karya orang lain, ia juga seorang penulis lagu berbakat. Ia ikut menulis dan ikut mengomposisi beberapa lagunya, menambahkan sentuhan personal pada repertoar musiknya. Ia menulis lagu seperti "Home," yang menampilkan Yoon Mirae, dan "Don't Teach Me," antara lain. Hingga Januari 2022, Korea Music Copyright Association mencatatnya sebagai penulis lebih dari 36 lagu.

Penyanyi Layar

Salah satu jalur di mana Ailee menunjukkan kemampuan menginterpretasi karya orang lain adalah lewat penampilan soundtrack. Ia menyanyikan original soundtrack (OST) pertamanya pada 2011 untuk drama "Racing Queen" dan sejak itu telah menyanyikan sekitar 27 OST, merilis setidaknya satu setiap tahun. Ia menyumbangkan suaranya untuk soundtrack drama populer seperti "Come Back, Mister" dan "Alchemy of Souls: Light and Shadow." Seperti singlenya, beberapa soundtrack Ailee juga tampil baik di chart.

"I Will Go to You Like the First Snow" adalah soundtrack Ailee yang mencapai posisi tertinggi di chart. Direkam untuk drama tvN "Guardian: The Lonely and Great God," lagu ini memecahkan banyak rekor dan tercatat sebagai lagu yang paling banyak diputar di chart Gaon pada Desember 2017. Selain menyapu penghargaan untuk original soundtrack terbaik di ajang penghargaan besar, lagu ini menjadi salah satu lagu yang bertahan lama setelah tak pernah keluar dari 100 besar Gaon Digital Chart di Korea Selatan.

Selain soundtrack drama, ia menyanyikan soundtrack untuk Disney's "The Ghost and Molly McGee" berjudul "I Keep Up Ending With You." Ailee juga menyumbangkan suaranya untuk "Believe," lagu tema perayaan ulang tahun keempat PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG).

Foto milik Ailee's Social Media

Mengangkat Kekuatan Perempuan

Dari pengaruh musiknya hingga beberapa kolaborasi yang berkesan, perempuan memainkan peran penting dalam karier Ailee. Penyanyi ini menyebut penyanyi Amerika seperti Whitney Houston, Mariah Carey, Alicia Keys, Beyonce, dan Rihanna sebagai pengaruh musiknya. Sejak masa pra-debutnya, ia meng-cover lagu-lagu penyanyi-penyanyi tersebut, memikat audiensnya dalam prosesnya.

Selain mengambil inspirasi dari musisi legendaris, Ailee juga bekerja sama dengan beberapa musisi perempuan dalam lagu dan penampilan langsung. Pada 2016, ia berkolaborasi dengan Yoon Mirae untuk single "Home" dari mini-album Empire. Setelah teaser dirilis, Yoon Mirae memujinya, mengatakan, "She sang her $& off on this track." Di atas panggung, Ailee telah membawakan penampilan ikonik, termasuk penampilannya di "Fantastic Duo" untuk "Heaven" bersama penyanyi Hedy. Penampilan lain yang menonjol adalah "Let It Go" bersama Hyolyn dan versi "Bang Bang" di Immortal Songs bersama rapper Youngji. Sebelumnya ia juga pernah membawakan "Bang Bang" bersama bintang musik Korea Hyolyn dan Jessi.

Wujud Kebanggaan Korea

Ailee telah mewakili Korea Selatan di berbagai panggung internasional. Selain tampil di negara-negara seperti Uzbekistan dan New Zealand, ia berpartisipasi dalam proyek global yang mewakili Korea Selatan. Pada 2020, ia menyanyikan lagu Natal terkenal, "Silent Night," dalam bahasa Inggris dan Korea untuk film dokumenter musikal "Silent Night: A Song for the World." Proyek itu menampilkan penyanyi Amerika Kelly Clarkson dan artis dari negara lain.

Pada tahun yang sama, ia ikut serta dalam lagu berjudul "Me Me We," yang melibatkan delapan artis dari enam negara. Lagu itu berfungsi sebagai lagu bantuan dan penyemangat bagi mereka yang terdampak COVID-19. Pada 2021, ia merilis versi Korea dari "Starting Now" sebagai bagian dari proyek Disney Princess 'Ultimate Princess Celebration'.

Foto milik Ailee's Social Media

Mengenal Amy Lee

Di luar musik, Ailee adalah pecinta anjing dan teman yang setia. Pemilik tiga anjing ini kerap memamerkan sahabat berkaki empatnya di media sosial, bahkan membawa Cookie ke wawancaranya dengan Eric Nam.

Amy Lee tak hanya menyayangi anjingnya, tetapi juga teman-temannya. Dikenal memiliki hubungan baik dengan solois Amber Liu dan Eric Nam, ia selalu mendukung rilisan mereka dengan membagikannya di media sosial. Selain sahabat dekatnya, ia juga mengajak penggemar untuk mengecek proyek artis lain.

Saat ini Ailee bernaung di Pop Music setelah keluar dari YMC Entertainment, Rocket3ENT, dan THE L1VE secara berturut-turut. Ia membuka 2023 dengan konser perayaan 10 tahun debutnya dan dijadwalkan tampil di Taipei pada Juli 2023.

Foto via AFP/Getty Images