ADOR Mengumumkan Audisi Global Grup Pria
by Hasan Beyaz

ADOR – label yang berafiliasi dengan HYBE dan menjadi sorotan industri sepanjang tahun lalu – kini memasuki ranah baru. Pada 3 Maret, perusahaan mengumumkan “2026 ADOR BOYS GLOBAL AUDITION”, menandai pencarian besar-besaran pertama mereka untuk akt pria. Langkah ini dilakukan di tengah periode penataan ulang struktural setelah berbulan-bulan sengketa hukum yang sangat dipublikasikan dengan NewJeans.
Audisi terbuka untuk pelamar pria yang lahir pada atau setelah 2007, tanpa memandang kewarganegaraan atau tempat tinggal. Tidak ada kategori pertunjukan yang tetap. Pengajuan bisa meliputi vokal, rap, tari, akting, penulisan lagu, vlog, fotografi, atau format kreatif lain. Semua pelamar yang menyelesaikan pendaftaran online akan diberikan slot audisi langsung.
Jadwal global mencakup:
- Seoul – 21 Maret
- Busan – 22 Maret
- Singapore – 28 Maret
- Osaka – 4 April
- Tokyo – 5 April
- Vancouver – 10 April
- New York – 10 April
- Toronto – 12 April
- Los Angeles – 12 April
- Sydney – 18 April
- Melbourne – 19 April
Pendaftaran online ditutup tiga hari sebelum tanggal audisi di setiap kota.
Menjelang pengumuman, ADOR merilis sebuah film kampanye animasi berdurasi pendek. Video itu menggambarkan sebuah gagasan – yang disebut sebagai “Key” – melewati “Lab” milik label sebelum mengambil bentuk manusia. Empat elemen berulang – Lab, Door, Key dan Human – diposisikan sebagai metafora untuk alur kerja kreatif internal ADOR. Ini adalah pembentukan dunia yang disengaja pada saat tata kelola, kepengarangan, dan kontrol struktural menjadi sorotan publik.
Waktunya patut diperhatikan. Pada 14 Agustus dan 11 September 2025, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menggelar sesi mediasi antara ADOR dan NewJeans yang berakhir tanpa kesepakatan. Pada 30 Oktober, pengadilan memutuskan mendukung ADOR, meneguhkan keabsahan kontrak grup hingga 2029. Para anggota awalnya menyatakan akan mengajukan banding.
Pada 12 November, ADOR mengumumkan bahwa Haerin dan Hyein telah setuju untuk kembali. Tiga anggota lainnya kemudian menyatakan niat untuk melanjutkan aktivitas, dengan perusahaan menyatakan sedang “memastikan kesungguhan” niat tersebut. Pada 29 Desember, tercapai kesepakatan untuk kembalinya Hanni, sementara kontrak eksklusif Danielle dihentikan. ADOR kemudian mengajukan gugatan menuntut penalti pelanggaran kontrak dan ganti rugi. Pembicaraan kontrak Minji masih berlanjut.
Dalam konteks itu, audisi grup pria global terasa bukan sekadar ekspansi rutin melainkan stabilisasi yang berpandangan ke depan. Meluncurkan jalur trainee baru menandakan kelanjutan operasional. Ini juga secara halus mengalihkan fokus narasi dari perselisihan ke pengembangan.
Pertanyaan yang lebih sulit bukanlah apakah ADOR bisa meluncurkan grup pria. Melainkan apakah calon trainee – dan orang tua mereka – memandang label ini sebagai taruhan jangka panjang yang stabil setelah berbulan-bulan perselisihan. Konflik dengan NewJeans sangat terlihat. Bagi keluarga yang menilai risiko kontraktual, tajuk berita itu punya bobot.
Namun perilaku saat audisi jarang mencerminkan wacana online. Pelamar cenderung memprioritaskan dukungan finansial, infrastruktur pelatihan, kekuatan merek, dan peluang debut. Dalam metrik tersebut, ADOR beroperasi di bawah payung HYBE. Modal perusahaan induk dan infrastruktur global secara nyata mengurangi persepsi ketidakstabilan di tingkat sub-label. Dalam istilah pragmatis, afiliasi HYBE seringkali lebih berat daripada gejolak sementara.
Ada juga preseden. Sengketa hukum antara agensi dan artis bukan hal asing di K-pop. Sengketa menjadi mengancam eksistensi ketika mereka mengungkap keruntuhan sistemik. Dalam kasus ini, pengadilan meneguhkan keabsahan kontrak dan operasi terus berjalan. Dari sudut pandang kesinambungan bisnis, itu bisa tercatat sebagai ketahanan institusional daripada kerentanan.
Namun persepsi tetap penting. Beberapa pelamar internasional – terutama yang kurang familiar dengan norma hiburan Korea – mungkin ragu. Orang tua di luar Korea mungkin menafsirkan istilah “sengketa hukum” secara berbeda dibanding pemangku kepentingan domestik yang terbiasa dengan siklus industri. Tetapi skala jadwal rollout menunjukkan ADOR memperkirakan tingkat partisipasi akan tetap tinggi.
Perlu dicatat, ini adalah panggilan audisi terbuka pertama ADOR sejak 2023. Rekrutmen global label sebelumnya, berjudul “2023 ADOR GLOBAL AUDITION – The Real Hype Boys”, menargetkan pelamar pria yang lahir antara 2004 dan 2012, dengan batas pengiriman hingga 13 April 2023.
Ketiadaan kegiatan audisi skala besar pada 2024 atau 2025 patut dicermati. Jalur trainee di K-pop biasanya kontinu. Jeda dua tahun menunjukkan adanya kalibrasi ulang – apakah itu jeda strategis atau restrukturisasi internal.
Dilihat dari sudut itu, kampanye 2026 berfungsi sebagai reaktivasi. ADOR secara resmi membuka kembali jalur trainee pria setelah periode yang lebih ditandai oleh litigasi daripada rekrutmen.
Pada akhirnya, metrik yang menentukan bukan berapa banyak peserta audisi. Melainkan siapa yang berkomitmen pada sistem dan bertahan hingga persiapan debut.
Dalam ekosistem HYBE yang lebih luas, ADOR telah diasosiasikan dengan identitas estetika dan nada budaya tertentu. Memperkenalkan grup pria memaksa definisi. Akankah label mereplikasi cetak biru sebelumnya, atau menggunakan momen ini untuk pivot?
Yang jelas adalah niatnya. Tur audisi global yang menjangkau 11 kota bukanlah langkah eksplorasi. Ini menandakan infrastruktur, alokasi modal dan perencanaan jangka panjang.
Litigasi mungkin telah mendefinisikan tahun lalu. Akuisisi talenta akan mendefinisikan tahun-tahun berikutnya.

