KPOPWORLD Festival Spotlight

Wonho

By Isabel Miller

WONHO selalu tahu cara mencuri perhatian. Empat tahun bersama MONSTA X, dan kini enam tahun sebagai solois, perjalanannya menuju panggung KPOPWORLD Festival ditandai oleh kemampuannya untuk beradaptasi.

Lahir dengan nama Lee Hoseok di Gunpo pada 1993, WONHO adalah penyanyi Korea Selatan dan idol K-pop yang kariernya dapat dibagi menjadi dua babak. Babak pertama dimulai saat ia masih di sekolah menengah, ketika ia mengembangkan ketertarikan pada musik yang mendorong keputusannya pindah ke Seoul untuk menjalani pelatihan idol di bawah Starship Entertainment. Bersama rekan satu label #Gun, Shownu, dan Joohoney, ia mengunggah dan membawakan sejumlah lagu sebagai bagian dari grup proyek Nu Boyz sepanjang 2014. Di akhir tahun, kuartet ini menjadi peserta dalam program survival gabungan Starship dan Mnet, No.Mercy. Sebuah formasi tujuh member, termasuk WONHO, dipilih pada final acara tersebut. Inilah awal dari MONSTA X, kekuatan besar generasi ke-3.

MONSTA X debut pada 14 Mei 2015 dengan mini album Trespass.

WONHO berkontribusi sebagai vokalis utama dalam grup, dan sejak 2017 juga rutin ikut menulis, menggubah, dan mengaransemen lagu untuk grup. Mulai 2018, visualnya menjadi salah satu topik utama lainnya; WONHO dipuji karena fokusnya pada kebugaran dan fisiknya, dan pada periode ini ia tampil di berbagai majalah fashion termasuk Nylon, GQ, ELLE, dan Dazed. Menjelang kepergiannya dari MONSTA X pada 2019, grup ini telah merilis dua album studio dan tujuh mini album, menjadi salah satu pilar era tersebut lewat lagu-lagu populer seperti “Hero” dan “Shoot Out.”

WONHO menolak membiarkan rumor menghentikannya. Ia menandatangani kontrak dengan Highline Entertainment, anak perusahaan Starship Entertainment, sebagai solois pada April 2020, sekaligus menjalin kerja sama dengan label rekaman Amerika Maverick. Pada Agustus, ia debut dengan single bahasa Inggris pre-release “Losing You.” Lagu ini tak hanya mendapat pujian atas vokal WONHO dan musikalitasnya sebagai produser, tetapi juga menandakan keinginannya untuk go global dan menembus pasar Barat. Kelima lagu di EP keduanya, Love Synonym Pt.2: Right for Us, debut di chart Billboard World Digital Song Sales milik Billboard AS saat dirilis pada Februari 2021 — sebuah pencapaian yang menunjukkan daya tarik internasionalnya.

Sejak saat itu, WONHO telah melakukan tur di Asia, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Eropa di sela-sela deretan single dan mini album, yang hanya sempat terhenti selama masa wajib militernya. Konsistensi itu membuat WONHO dikenal sebagai solois yang menonjol dan mudah dikenali. Ia membangun basis penggemar yang besar berkat artistiknya, yang dipimpin oleh pengalaman nyata dan kejujuran emosional. Meski fisiknya mungkin yang pertama kali menarik perhatian, para penggemar bertahan karena vokalnya yang lembut bagai beludru dan kontrolnya yang nyaris sempurna.

Di atas panggung, WONHO membantah berbagai asumsi. Kontras yang kuat antara kehadirannya di panggung yang powerful dan karismatik dengan vokal studionya yang mulus menciptakan atmosfer dinamis saat ia menelusuri diskografi solonya; lagu-lagu awal lebih banyak mengandalkan dance, EDM, dan pop yang lebih berat, tetapi rilisan-rilisan terbaru cenderung ke arah R&B dan pendekatan yang lebih minimal. Tur-nya di Amerika Serikat musim panas ini memperlihatkan penguasaannya atas keseimbangan itu, saat WONHO berjalan di antara berbagai genre. Selain itu, tur tersebut juga menegaskan pendekatannya yang mengutamakan penggemar. Ikatan antara WONHO dan WENEE terasa jelas terlepas dari skala produksi atau tata panggung, dibangun oleh rasa loyalitas yang terbentuk sejak awal kariernya dan kesediaannya berbagi sebagian dari dirinya kepada penonton lewat kisah-kisah personal dalam musiknya. KPOPWORLD mengundang Anda untuk menjadi bagian darinya pada bulan Oktober ini.

Tiga lagu paling baik menunjukkan artistik WONHO, vokal yang manis, dan di mana emosinya berperan.

“Losing You,” debutnya, menampilkan kemampuan WONHO dalam menangkap dan menyalurkan emosi. Balada yang menyentuh ini adalah lagu berbahasa Inggris pertamanya dan ditujukan kepada pendengar di seluruh dunia.

“Open Mind” menampilkan karakter upbeat dari genre dance-pop yang mewarnai sejumlah rilisan dirinya, dipadukan dengan nuansa yang sleek dan genit.

“Better Than Me” mewakili sisi WONHO yang lebih tertahan dan lebih stripped back, memperkenalkan warna contemporary R&B baru yang membentuk eranya saat ini.

Baru saja menyelesaikan tur konser Amerika Utara, WONHO mengisi jajaran line-up KPOPWORLD Festival sebagai solois mapan yang siap membangkitkan energi sekaligus menyanyikan lagu-lagu yang memikat penonton.

Cart

×