Minggu Lalu di K-pop, Diinterpretasikan (4 - 8 Mei 2026)
Setiap minggu, KPOPWORLD melihat lebih jauh dari tajuk utama untuk mengulas apa yang benar-benar bergeser di K-pop – dan mengapa itu penting.
Oleh Chyenne Tatum
Ten dari NCT Terkait dengan Company Produksi Baru
Pada 5 Mei, sebuah company produksi musik dan konser yang berbasis di Bangkok diam-diam diluncurkan di media sosial dengan nama Tenth Sound. Dalam hitungan jam, media internasional mencium kabar tersebut dan mulai mempromosikan rumah produksi itu sebagai usaha bisnis pertama member NCT, Ten, sejak keluar dari SM Entertainment pada April. Meski belum ada pernyataan resmi dari sang artis sendiri, ada alasan kuat untuk percaya bahwa ini adalah awal dari pendekatan baru yang lebih langsung bagi Ten sebagai artis.
Dalam unggahan pertama company produksi itu di X, Instagram, dan Facebook, caption-nya berbunyi: “Ten years in the making. Tenth Sound begins now.” Unggahan tersebut juga menyertakan foto hitam polos dengan tulisan “Tenth Sound” di bagian atas dan bawah, yang menambah daya tarik sekaligus misteri di balik akun tersebut. Mengingat angka sepuluh adalah tema yang berulang — dan fakta bahwa company ini berbasis di tempat kelahiran penyanyi asal Thailand itu — tampaknya besar kemungkinan bahwa Ten dari NCT memang mendirikan label ini, atau setidaknya menjadi salah satu mitra kreatif intinya. Unggahan berikutnya juga menampilkan foto Ten dengan efek negative lens, seolah mengonfirmasi kecurigaan tersebut.
Jika ini memang label milik Ten dan sesuatu yang ia punya saham di dalamnya, langkah ini menjadi satu lagi penanda pergeseran besar di industri — di mana idol K-pop yang dulu terikat pada agensi besar mulai bergerak secara independen. Dengan artistry Ten yang produktif lewat musik, dance, dan fashion, Tenth Sound mungkin memang menjadi wadah yang tepat bagi sang penyanyi untuk berkarya tanpa batasan kontrak.
YG Akan Meluncurkan Grup Boy dan Girl Baru Secara Bersamaan
Setelah mendebutkan boy group TREASURE pada 2020 dan girl group BABYMONSTER pada 2023, YG Entertainment sudah bersiap untuk mendebutkan dua grup baru dalam tahun yang sama. Pada 30 April, company tersebut mengonfirmasi rencana untuk mendebutkan boy group terbarunya yang beranggotakan lima orang pada September mendatang. Meski ini cukup bisa dipahami mengingat sudah enam tahun sejak debut TREASURE, bagian yang lebih menarik justru YG juga berencana mendebutkan girl group terbarunya secara bersamaan — strategi yang nyaris tak pernah terlihat di dunia K-pop.
Girl group yang sementara dikenal sebagai “Next Monster” sejauh ini terdiri dari member Chanya, Evelli, dan Kayci. Menurut The Korea Times, Kayci secara khusus digambarkan sebagai “seorang all-rounder yang mampu rap maupun menyanyi,” dengan istilah “all-rounder” yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi buzzword sekaligus aset yang sangat dicari di K-pop. Namun, mengingat baru tiga tahun sejak BABYMONSTER debut, banyak yang bertanya-tanya apakah “debut ganda” ini adalah cara YG mempertahankan kehadiran global dan momentumnya di tengah industri yang semakin kompetitif dari hari ke hari.
Jika dilihat dari sudut pandang historis, ini seperti mereka sengaja mencoba memosisikan grup-grup baru ini sebagai dinamika dan level popularitas baru dari BIGBANG dan 2NE1. Meski grup generasi kedua itu debut terpaut tiga tahun, mereka tetap dianggap sebagai pasangan tandingan satu sama lain, baik dalam popularitas maupun relevansi, dan mendominasi K-pop secara bersamaan. Namun, karena rekam jejak YG yang terus dihantui masalah pengelolaan grup setelah titik tertentu masih berlanjut, strategi yang “biasanya agresif” ini — seperti yang disebut para pakar industri — justru bisa berujung menyoroti masalah internal yang sebenarnya sudah lama diketahui banyak pihak.
HYBE x Geffen Akan Menyelesaikan Lineup untuk Grup Multinasional Berikutnya
Meski KATSEYE baru debut pada 2024, HYBE x Geffen Records sudah dalam proses mengunci lineup untuk girl group multinasional berikutnya.
Program survival terbaru dari kedua company tersebut, World Scout: The Final Piece, telah mengerucutkan dua kontestan terakhir menjelang final acara pada 12 Mei. Sejauh ini, member yang sudah dipastikan untuk girl group baru ini adalah Emily, Lexie, dan Samara, yang masing-masing berasal dari berbagai belahan dunia: AS, Swedia, dan Brasil. Selain itu, ketiganya sebelumnya juga merupakan kontestan di The Debut: Dream Academy, yang membantu melahirkan KATSEYE.
Mirip seperti YG Entertainment dan strategi terbarunya untuk mendebutkan girl group baru tak lama setelah BABYMONSTER, langkah HYBE x Geffen terasa bahkan lebih prematur karena ingin mendebutkan grup perempuan lain sementara KATSEYE masih berada di puncaknya. Dengan pertumbuhan cepat act yang beririsan dengan K-pop dan daya tariknya yang begitu kuat, HxG melihat KATSEYE sebagai sebuah uji coba — untuk menjawab pertanyaan apakah girl group multinasional bisa mengambil metode K-pop, menerapkannya ke pasar yang lebih Westernized, dan tetap berhasil. Strategi itu membuahkan hasil, dan dalam dua tahun, KATSEYE telah menjadi salah satu girl group paling terlihat dan paling banyak dibicarakan di era 2020-an. Namun, apakah itu otomatis berarti sekarang waktunya untuk yang berikutnya?
Jika mereka belum bisa sepenuhnya mengelola apa yang sudah mereka miliki, pertanyaan apakah grup kedua ini terlalu dini akan terjawab dengan sendirinya. Ini bukan masalah yang hanya milik HYBE x Geffen – company K-pop besar sudah lama punya kebiasaan tergesa-gesa mendebutkan grup berikutnya sebelum grup sebelumnya benar-benar menemukan pijakannya. Entah grup baru ini akan mewarisi momentum KATSEYE atau justru komplikasinya, semuanya sepenuhnya bergantung pada apakah HxG benar-benar belajar sesuatu dalam dua tahun terakhir.