Kenaikan Lambat

dan Akhir Mendadak ARrC

Oleh Chyenne Tatum

Pada 23 Juni, Mystic Story mengumumkan bahwa mereka secara resmi membubarkan boy group beranggotakan tujuh orang, ARrC, setelah dua tahun sejak debut mereka. Dengan hype awal saat debut pada 2024, yang berasal dari para member individu dan konten grup yang viral, septet ini memulai langkah dengan menjanjikan, dan dengan cepat mendapat daya tarik terutama di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Brasil. Namun, meski punya daya tarik internasional yang kuat dan pujian kritikus atas nuansa hip-hop mereka, ARrC belum juga menemukan pijakan yang stabil dua tahun dalam karier mereka, sehingga Mystic Story memutuskan untuk mengakhiri aktivitas grup tersebut.

Grup ini awalnya dibentuk dengan konsep lineup multinasional — tujuh member dari Korea Selatan, Vietnam, Amerika Serikat, Jepang, dan Brasil — yang dirancang untuk menarik pasar domestik dan internasional. Ini adalah strategi yang sebelumnya juga pernah dipakai industri: GOT7, NCT, KATSEYE, BLACKSWAN, dan BLACKPINK semuanya dibangun sebagian dengan roster multinasional dan multietnis. Setelah meraih perhatian besar di Weibo, dengan 1,16 juta views, ARrC resmi debut pada Agustus 2024 lewat "S&S (sour and sweet)" dari EP debut mereka, Ar^c.

Dari sisi musik, mini album ini banyak menampilkan track hip-hop yang unik, baik lewat title track maupun B-side seperti “light up” dan remix nu-skull dari digital single pra-debut pertama grup, “dummy.” Banyak kritikus dan penggemar membandingkan sound ARrC dengan NCT, karena keduanya sama-sama menonjolkan performa rap yang kuat, vokal yang solid, dan ritme tak lazim yang kadang bahkan memecah opini. Meski begitu, EP ini terjual 19.204 kopi dan sempat mencapai No. 10 di Circle Chart milik Gaon — debut yang solid untuk grup rookie.

Pada Februari 2025, grup ini merilis dua EP, nu kids: out the box dan HOPE, yang pertama menunjukkan ARrC mulai beralih dari sound hip-hop eksperimental mereka yang kental, dan mulai memasukkan lebih banyak unsur R&B, EDM, serta hip-hop era 2000-an. Title track-nya, “nu kidz,” kemungkinan menjadi contoh terbaik dari perubahan ini, dengan mudah menampilkan sisi grup yang lebih halus dibandingkan materi debut mereka. Secara keseluruhan, rilisan ini dipuji kritikus karena daftar lagunya yang terasa padu namun tetap memadukan banyak genre, sementara penggemar menganggapnya sebagai album tanpa skip dari generasi kelima K-pop.

Lima bulan kemudian, septet ini kembali dengan EP ketiga, HOPE, yang semakin memperluas narasi musikal ARrC dengan mempertahankan nuansa hip-hop nostalgis dan memadukannya dengan unsur pop-dance serta lo-fi neo-soul. Title track-nya, 'awesome,' terasa seperti kelanjutan alami dari 'nu kidz,' memperdalam pengaruh hip-hop era 2000-an pada grup ini ketimbang menjauh darinya. Sementara itu, lagu B-side seperti “vitamin I” menawarkan kombinasi antara ARrC masa kini dan versi debut mereka, memadukan genre seperti experimental hip-hop, hyperpop, dan electro-punk untuk hasil yang jauh lebih dinamis.

Meski jumlah views video musik mereka cukup bagus sejak debut — “S&S (sour and sweet)” berada di angka 9,3 juta views, “nu kidz” naik menjadi 10 juta, sementara “awesome” turun ke 5,7 juta — masalah utamanya ada pada penjualan album fisik ARrC. Dengan nu kids: out the box dan HOPE, penjualan yang tercatat kurang lebih sama dengan album debut grup, tak pernah benar-benar keluar dari kisaran 19.000–20.000. Pertumbuhan mereka cenderung stagnan, bukan membangun, dan grup ini belum juga berhasil menembus audiens yang lebih luas.

Terlepas dari itu, ARrC merilis proyek ketiga mereka pada 2025 lewat CTRL+ALT+SKIID, yang hanya memuat dua lagu: “SKIID” dan “WoW (Way of Winning)” bersama rekan satu label Moon Sua dan Siyoon dari Billlie. Sebagai title track, “SKIID” adalah entri yang menarik dan khas, karena memadukan performa rap kuat grup ini dengan ritme berbasis jazz, menghasilkan pengalaman mendengar yang sangat unik. Sebagai perbandingan, “WoW (Way of Winning)” menghadirkan pengaruh hip-hop dan pop-dance yang lebih khas dari mereka. Dengan kehadiran Moon Sua dan Siyoon, lagu ini terasa naik kelas menjadi kolaborasi sungguhan yang masuk akal, bukan sekadar sinergi antar-label.

Meski banyak yang mengira grup ini mulai menemukan audiens yang stabil dan popularitasnya benar-benar meningkat, hype umum saja ternyata belum cukup untuk mendorong ARrC ke posisi yang diperlukan agar bisa menembus zeitgeist K-pop. Setelah itu, grup ini tidak merilis materi baru apa pun, membuat banyak orang bertanya-tanya berapa lama lagi sebelum mereka melakukan comeback berikutnya. Namun, harapan itu tak pernah terwujud ketika para penggemar dibuat terkejut oleh kabar pembubaran grup.

"Setelah melalui diskusi yang tulus dan penuh kehati-hatian bersama para member, kami memutuskan untuk secara resmi mengakhiri aktivitas grup ARrC (아크) per 23 Juni 2026," tulis perusahaan dalam pernyataan resminya. "Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para member atas semangat dan usaha mereka di bawah nama ARrC (아크), serta kepada para penggemar atas dukungan dan cinta yang tak pernah surut. Kami dengan tulus berharap masa depan yang lebih cerah saat mereka memulai awal yang baru." Pernyataan itu mengonfirmasi bahwa ketujuh member — Andy, Choi Han, Doha, Hyunmin, Jibeen, Kien, dan Rioto — akan menempuh jalan masing-masing ke depannya.

Pernyataan itu tidak memberikan alasan spesifik selain menggambarkan keputusan tersebut sebagai hasil dari diskusi yang hati-hati dengan para member. Yang terlihat dari angka-angka adalah penjualan yang stagnan di tiga rilisan, bukan terus bertumbuh — tetapi apakah itu satu-satunya faktor pendorong keputusan ini, atau ada faktor lain yang terlibat, label tidak menjelaskannya.

Dua grup lain Mystic Story, Billlie dan Lucy, telah membangun karier yang berkelanjutan lewat pertumbuhan yang konsisten di setiap rilisan — baik secara komersial maupun dari sisi jangkauan audiens. Perjalanan ARrC tidak mengikuti pola yang sama, yang memunculkan pertanyaan penting: apakah dua tahun cukup untuk memberi ruang bagi grup dengan jangkauan internasional yang nyata untuk benar-benar menunjukkan kemampuan mereka. Dukungan marketing dan promosi di balik setiap comeback, serta seberapa besar ruang yang dimiliki grup untuk berkembang secara artistik, adalah faktor-faktor yang hanya bisa dijelaskan sepenuhnya oleh label.

Akhir sebuah grup jarang berarti akhir bagi para membernya. Sebagian mungkin beralih ke karier solo atau akting; yang lain bisa saja debut ulang di tempat lain. Hyunmin tidak asing dengan jalur itu, mengingat ia pernah berkompetisi di Boys Planet pada 2023 sebelum pembentukan ARrC. Sejauh ini, satu-satunya orang yang menempuh karier solo adalah Jiwoo, yang meninggalkan grup pada Januari 2025 dan melakukan debut solo lewat “STAY IN THE MIRROR” pada Maret 2026. Setelah kabar pembubaran itu, KIEN dengan cepat mengumumkan bahwa ia akan merilis debut solo, THE FIRST CHAPTER: HOMECOMING. Untuk member lainnya, kemungkinan masih terbuka.

Yang ditinggalkan ARrC adalah gambaran sebuah grup yang punya fondasi — lineup internasional, sound yang jelas, dan basis penggemar yang melampaui Korea — namun potensinya belum tergali sepenuhnya. Apakah hal itu akan berubah bagi salah satu membernya secara individu kini menjadi pertanyaan yang lebih menarik.

Cart

×