Tulisan & Foto: Natalia Kabenge
STAYC telah berada di jalan untuk world tour STAY TUNED mereka, dan sesuai namanya, penggemar di seluruh dunia sudah terpikat sejak debut mereka pada 2020. Grup ini memulai etape Amerika Utara pada awal Oktober di Seattle sebelum melintasi berbagai kota di Amerika Serikat, menutup rangkaian tur AS mereka di New York City pada 21 Oktober.
Tepat di bawah Madison Square Garden, di dalam Theatre at MSG yang berkapasitas 6.000 orang, malam itu terasa intim meski skala acaranya besar. Di luar, SWITHs (fandom STAYC) berkumpul di udara dingin, saling bertukar lightsticks, foto, dan playlist pra-konser sambil menunggu masuk.
Begitu akhirnya waktunya tiba, lampu meredup dan penggemar dengan antusias bangkit dari kursi mereka penuh harap. VCR pembuka memutar kompilasi hit terbesar grup, dan ketika Sumin, Sieun, Isa, Seeun, Yoon, dan J akhirnya naik ke panggung, sorakan yang memekakkan memenuhi seluruh venue.
The girls opened the evening with title track “BEBE,” a powerful dance track that irrefutably makes a strong statement: all eyes should be on them.
Lagu tersebut menjadi fokus dari rilisan terbaru mereka, S, dan tidak hanya membuka malam dengan dentuman, tetapi juga menegaskan suara mereka yang multidimensi; menawan seperti malaikat di satu detik dan garang di detik berikutnya.
Sepanjang malam, para member membuktikan bahwa mereka benar-benar telah berkembang sebagai artis sejak kunjungan terakhir mereka ke Amerika Serikat. Pembukaan mereka diikuti oleh “1 Thing,” dan “Poppy,” yang belakangan menjadi earworm yang benar-benar mengguncang industri.
Segera setelah penampilan pembuka, energi tetap tinggi saat para member memperkenalkan diri. Meskipun seringkali menjadi janji yang tak terucap, para member mengungkapkan harapan mereka untuk menciptakan malam yang tak terlupakan bagi penggemar, sebuah ekspresi tulus atas kegembiraan mereka untuk malam itu.
Setlist malam itu menampilkan lagu-lagu lama dan baru, dengan penampilan lagu-lagu andalan diskografi seperti “Cheeky Icy Thang,” “RUN2U,” “BEAUTIFUL MONSTER,” dan “STEREOTYPE.” Setiap lagu memuat mantra khas grup, “STAYC girls, it’s going down!”, sebuah baris yang membuat penggemar ikut bernyanyi seperti paduan suara yang sudah terlatih.
Di tengah malam, sebuah gangguan suara singkat sempat memutus alur pertunjukan. Sieun meredakannya dengan humor, bercanda bahwa mungkin ada seseorang yang cemburu pada STAYC sedang mengacaukan suara. Penonton tertawa, dan pertunjukan berlanjut — pengingat betapa alami dan tenangnya grup ini di atas panggung.
Malam itu juga menampilkan lagu-lagu unit dari para member: Sieun dan Seeun berbagi panggung untuk “Find,” Sumin, Yoon, dan J bergabung untuk “Fakin’,” dan Isa tampil solo dengan “Roses.” Setiap penampilan memberi kesempatan masing-masing member menunjukkan pesona individual mereka, dengan vokal yang kuat ditampilkan penuh.
Seiring malam berlanjut, penggemar menikmati banyak B-side cemerlang grup, dengan lagu-lagu seperti “Meant To Be,” “YOUNG LUV,” “Trouble Maker,” dan “Twenty” membuat penonton berdiri dan menyanyi setiap kata. Di lain sisi, para member menyelipkan potongan acapella dari lagu-lagu yang tidak masuk setlist — sebuah gestur spontan yang memicu sorakan terbesar.
Penampilan “Teddy Bear” dan “SO BAD” sempat menutup malam — atau setidaknya itu yang semua kira. Sextet itu kembali tampil dengan memakai merchandise tur mereka, dan saat nada pembuka “Gummy Bear” mengalun di speaker, para penggemar menatap ke panggung untuk menyambut mereka, hanya untuk melihat mereka menyusuri lorong kerumunan. Menyapa SWITH, berfoto selfie bersama, dan benar-benar menikmati waktu bersama, segmen itu menjadi momen berkesan yang memastikan setiap bagian teater merasa diperhatikan.
Sebelum lagu terakhir mereka, para member meluangkan waktu duduk dan berbicara dengan penggemar, membagikan pemikiran tulus mereka tentang malam itu. “I was so happy tonight SWITH, it was our last night in the US and the energy was crazy, it was incredible!” ujar Yoon. “Thank you for making our last night of the US tour amazing, and for brightening our night.” Perasaan yang sama juga dirasakan oleh member lainnya, dan penggemar dengan mudah membalas cinta itu dengan sorakan tulus untuk setiap member yang berbicara. Malam ditutup dengan “Stay WITH Me,” sebuah janji antara STAYC dan SWITH untuk tetap dekat meskipun masa depan berubah, dan penutup yang indah untuk penampilan malam itu.
Tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan dari STAYC seperti tak tertandingi, dan dengan hanya beberapa bulan tersisa di tahun ini, STAY TUNED memberi grup kesempatan untuk merayakan kesuksesan yang mereka raih tahun ini. Percaya diri, kreatif, dan sangat sinkron, STAYC menunjukkan dengan jelas bahwa semua orang harus terus mengawasi apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.