NCT 127 Buktikan Lima Member Masih Jadi Powerhouse di KCON LA 2026

by Catherine Shin

NCT 127 terakhir kali jadi headliner acara KCON di Los Angeles pada 2017. Sembilan tahun, tiga kali perubahan formasi, dan satu gelombang wajib militer kemudian, grup ini kembali ke Crypto.com Arena pada 14 Agustus 2026 untuk menutup Hari 1 dengan lima member — dan sama sekali tak memberi ruang untuk meragukan bahwa unit ini kehilangan apa pun selain jumlah anggota.

NCT dibentuk sebagai jawaban SM Entertainment atas sebuah masalah struktural: bagaimana membuat sebuah grup tumbuh melampaui titik di mana satu formasi tetap tak lagi cukup. Solusinya adalah sistem yang dibangun di atas rotasi dalam enam unit, dengan komposisi anggota yang bisa berubah dari satu rilisan ke rilisan berikutnya, alih-alih tetap kaku. NCT 127 adalah unit pertama yang debut, memulai dengan sepuluh member dan mengambil nama dari koordinat bujur Seoul.

Jumlah itu kini turun menjadi tujuh, terutama setelah kepergian Mark, dan dengan Doyoung serta Jungwoo yang saat ini sedang menjalani wajib militer, panggung KCON kali ini menjadi milik lima member: Taeyong, Jaehyun, Yuta, Johnny, dan Haechan.

Kalau penonton mengira set mereka akan terasa berkurang, Jaehyun langsung membantahnya dalam hitungan detik. Vokalnya di "Lemonade" membuka penampilan, dengan penyampaian nada rendah yang halus dan langsung memancing reaksi dari penonton, sementara Haechan menyanyikan bagian-bagian melodisnya dan menetapkan nuansa untuk set yang sangat mengandalkan kontrol.


Arena langsung membalas, diselimuti lautan cahaya hijau dari ribuan Neo Bong, lightstick resmi NCT, yang tersebar di seluruh penonton. Grup ini tampil dengan bomber jacket dan streetwear, gaya yang langsung merujuk pada estetika album penuh terbaru mereka, BLINGY, bernuansa tinggi, berkesan aviation, menjadi tesis visual untuk album itu bahkan sebelum satu lagu baru pun dimainkan. Ini merupakan perpindahan yang disengaja dari bahasa visual mereka belakangan yang lebih muram, diganti dengan sesuatu yang lebih keras dan lebih fisikal.

Mereka tidak buru-buru masuk ke materi baru. Sempat ada obrolan santai dengan penonton sebelum mereka membawakan lagu-lagu andalan katalog mereka — termasuk "Touch" dan "Summer 127" — lagu-lagu yang memungkinkan lima member mengisi panggung yang dibangun untuk sepuluh orang dan membuat jarak itu terasa seperti memang disengaja. Mengandalkan lagu-lagu lama yang jadi favorit fans sebelum memperkenalkan materi baru adalah strategi KCON yang cukup familiar, tetapi di sini fungsinya jadi dobel: memberi grup kesempatan untuk kembali menguasai panggung lewat lagu yang sudah akrab di telinga penonton sebelum meminta mereka untuk ikut menaruh perhatian pada sesuatu yang baru.

Satu-satunya lagu baru yang mereka perkenalkan, "Pinata," menjadi petunjuk paling jelas ke arah mana BLINGY akan bergerak. Vokal yang lebih shouted, instrumen gitar rock, dan formasi X yang berulang dalam koreografi memberi lagu ini nuansa yang lebih mentah dan agresif dibanding single-single terbaru grup, lebih dekat secara spirit ke pengaruh hip-hop era 90-an yang dipakai NCT U untuk "Misfit" daripada apa pun di rilisan terakhir 127. Formasi X itu sendiri nyaris berfungsi sebagai jangkar visual untuk formasi yang lebih ramping. Ini adalah penghormatan yang disengaja pada masa lalu, dan sesuatu yang mengisyaratkan bahwa grup ini sedang condong ke tekstur rock dan hip-hop.

Sebagai headliner, NCT 127 juga menjadi penutup utama Dream Stage malam itu, segmen ketika fans yang telah mengirimkan dan terpilih untuk koreografi mereka sendiri diberi beberapa detik untuk menari bagian chorus bersama grup. 

Proses seleksinya berlangsung dalam dua tahap: para peserta lebih dulu mengirim audisi video saat menari hanya untuk lolos ke tahap tryout tatap muka, lalu datang dengan kostum panggung lengkap untuk ronde kedua itu, di mana mereka diarahkan ke ruang tunggu untuk menunggu sampai dipanggil dan diberi tahu apakah mereka lolos atau tidak.

"Kick It" dipilih untuk segmen ini, dan para penari terpilih datang dengan palet warna kuning dan hitam yang sama seperti di video musik lagu tersebut, lalu masuk ke formasi bersama grup selama beberapa momen singkat sebelum meninggalkan panggung lagi. Waktunya memang sempit, hanya satu chorus, tetapi ini adalah salah satu cara paling langsung bagi KCON untuk memberi fans kesempatan berbagi panggung dengan artis yang ingin mereka lihat, dan pemilihan "Kick It" secara spesifik menunjukkan preferensi pada lagu yang bisa langsung dikenali dan membangkitkan semangat baik oleh para penari terpilih maupun penonton yang lebih luas.

Ini adalah penjelasan yang menyentuh tentang bagaimana NCT 127 tetap solid meski mengalami perubahan anggota. Kekosongan itu nyata, dan wajib militer akan terus membentuk ulang siapa yang berdiri di panggung untuk waktu yang cukup lama ke depan. Namun ini juga menegaskan bahwa identitas grup sejak awal memang tidak pernah bergantung pada jumlah tetap. Lima member menutup slot penampil utama di acara K-pop tahunan terbesar venue itu, memperlihatkan arah sonik baru, dan memberi BLINGY awal yang jelas sebelum perilisan resminya. 

Kembalinya NCT 127 ke LA menjadi tanda bahwa para member siap untuk formasi apa pun yang akan datang berikutnya.

Cart

×