MONSTA X Kembali dengan “growing pains”

MONSTA X Kembali dengan “growing pains”

Oleh Hasan Beyaz

MONSTA X kembali dengan single berbahasa Inggris baru, “growing pains,” yang menandai rilis pertama mereka pada 2026 dan melanjutkan arah yang ditetapkan oleh “baby blue” tahun lalu. Dirilis hari ini, lagu ini memperdalam katalog berbahasa Inggris grup tersebut sambil mengalihkan fokus ke dalam, menukar ketegangan romantis dengan refleksi diri, ketahanan, dan identitas jangka panjang.

“growing pains” memadukan produksi pop yang rapi dengan lirik yang menoleh ke masa lalu sekaligus menatap ke depan, sambil menelusuri biaya ambisi yang lebih sunyi – meninggalkan rumah dalam usia muda, belajar di depan publik, dan tumbuh dewasa di bawah tekanan. Baris-baris seperti “I was just a kid when the lights found me” dan “I left home behind when I was just eighteen” menempatkan lagu ini secara tegas pada pengalaman hidup, menguatkan temanya lewat kekhususan daripada abstraksi.

Refrein – “I’m finding my way dealing with these growing pains” – menjadi pusat emosional lagu ini. Itu tidak dibingkai sebagai momen terobosan, melainkan pengakuan terhadap sebuah proses: pertumbuhan sebagai sesuatu yang berkelanjutan, belum selesai, dan sering kali tidak nyaman. Kejujuran itu tercermin dalam penulisan lagu, yang mengakui kelelahan dan keraguan tanpa terjerumus ke dalam keputusasaan. Lirik seperti “Baby I’ll be okay… one day I’ll understand that I’m good as I am” menunjukkan penerimaan daripada keberhasilan tiba, sementara “All the strength I’ve found, I’m still standing now” memaknai ulang bertahan hidup itu sendiri sebagai sebuah pencapaian.

Secara sonik, lagu ini condong ke pop yang dinamis daripada balada, sehingga pesannya sampai dengan momentum alih-alih beban. Produksi menjaga lagu terus bergerak maju, memperkuat gagasan utamanya: bahwa kemajuan sering terjadi dalam gerak, bukan hanya refleksi. Hasilnya adalah sebuah lagu yang terasa menyemangati tanpa terdengar menggurui, berakar tanpa menjadi muram.

“growing pains” mengikuti “baby blue,” yang diperkenalkan MONSTA X saat penampilan mereka di iHeartRadio’s Jingle Ball akhir tahun lalu. Kedua lagu itu dijadwalkan akan muncul di album berbahasa Inggris mereka yang akan datang, sebuah tonggak penting yang semakin memperluas komitmen jangka panjang mereka kepada audiens global. Dengan beberapa album berbahasa Inggris yang sudah dirilis dan satu lagi dalam perjalanan, MONSTA X memperlakukan katalog berbahasa Inggris mereka sebagai bagian inti dari karier, bukan sekadar upaya crossover jangka pendek.

Sebagai sebuah rilisan, “growing pains” menangkap secara bermakna sebuah grup yang merenungkan sejauh mana mereka telah melangkah, apa harga perjalanan itu, dan apa artinya terus bergerak maju tanpa berpura-pura bahwa prosesnya bersih atau selesai.