Comeback Corner
I.O.I, ITZY, ZEROBASEONE, & More
Baca terus pilihan kami untuk pekan ini.
Rilisan K-pop minggu ini menghadirkan reuni salah satu grup proyek besar pertama di industri ini setelah terpisah selama sembilan tahun, awal dari era baru bagi ZEROBASEONE setelah kehilangan separuh line-up mereka, kembalinya salah satu pilar utama NCT yang penuh energi primitif, dan masih banyak lagi. Dari nuansa awal musim panas hingga vibe Halloween lima bulan lebih awal, rilisan-rilisan kali ini bisa dibilang sangat beragam.
I.O.I - “Suddenly”
Sembilan tahun setelah bubar, grup dari survival show grup pertama MNET, I.O.I, kembali dengan lagu synth-pop bernuansa nostalgia, “Suddenly.” Dengan melodi sendu yang menyentuh hati, lagu ini memperingati ulang tahun ke-10 girl group tersebut sejak debut dan sekaligus memberi warna bagi jejak project group yang muncul setelahnya. Bagi para penggemar yang merasakan dampak besar, meski singkat, dari kesuksesan I.O.I, “Suddenly” menghidupkan kembali keajaiban yang membuat grup ini begitu populer sejak awal, serta menunjukkan bagaimana masing-masing member telah menjadi bintang dengan jalannya sendiri sejak saat itu.
ITZY - “Motto”
Setelah kesuksesan viral “That’s A No No” selama tur “Tunnel Vision” mereka, ITZY menghadirkan energi segar yang benar-benar memancarkan “summer vibes” lewat title track terbaru mereka, “Motto.” Produksi yang sarat synth dan dipenuhi reverb ini terus melesat tanpa banyak jeda, menjadi kekuatan kosmik yang mendorong pendengar untuk melangkah maju dalam hidup dengan berani dan tanpa rasa takut. “Take me to a better place, no matter what I’m not afraid / Yeah, I need you by my side,” Chaeryeong menyanyi di bagian pre-chorus. Ini mungkin saja menjadi title track ITZY paling memukau dan paling penuh semangat sejauh ini.
ZEROBASEONE - “Top 5”
Dua bulan setelah perubahan line-up ZEROBASEONE yang menguras air mata, menyusut dari sembilan member menjadi lima, grup ini merilis comeback pertama mereka sebagai kuintet lewat “Top 5.” Terinspirasi dari dance-pop dan R&B era 2000-an, “Top 5” meninggalkan pesona boyish grup sebelumnya demi nuansa yang lebih elegan dan lebih mulus, menandakan pergeseran nyata pada citra mereka secara keseluruhan. “Kami mempelajari panggung dan palet warna dari ikon era 2000-an seperti Michael Jackson dan Justin Timberlake,” kata member ZB1, Matthew, kepada The Chosun Daily. “Selama rekaman, kami beberapa kali ditolak karena tidak cukup ‘cheesy’ seperti era itu, yang membuat kami harus rekaman ulang berkali-kali. Kami berusaha menyeimbangkan pengucapan yang tidak menyinggung, tapi tetap seksi.” Untungnya, hasil akhirnya adalah arah baru yang penuh gaya dan chic untuk perjalanan karier grup yang sejauh ini sudah mengesankan.
TAEYONG - “WYLD”
Dengan menajamkan insting liarnya, rapper NCT Taeyong merilis album studio solo pertamanya, WYLD, beserta title track dengan nama yang sama. Dibandingkan karya Taeyong sebelumnya, “WYLD” secara visual jauh lebih gelap dan lebih menggoda daripada apa pun yang pernah ia buat sebelumnya. Dengan sound berat yang bertumpu pada bass, lagu ini menggunakan sampel yang dipercepat dari lagu intro NCT tahun 2018, “Neo Got My Back,” sebagai penghormatan atas kiprah pria berusia 30 tahun itu sebagai salah satu member utama grup selama satu dekade terakhir.
Dalam wawancara dengan The Korea Times, Taeyong menjelaskan bagaimana “WYLD” lahir. “Huruf-huruf itu merupakan singkatan dari Wild, Yell, Loud, dan Dance. Saya ingin rilisan ini merangkum ide mentah tentang insting hewan, pelepasan suara, gerakan fisik, dan ekspresi batin,” katanya. “Dalam waktu lama, saya bergulat dengan bagaimana saya ingin memproyeksikan diri sebagai seorang artis. 'WYLD' adalah jawaban dari ketegangan itu. Ini adalah rilis paling tanpa filter, paling jujur dari energi dan insting yang selama ini saya simpan terkotak-kotak di dalam diri saya.”
xikers - “OKay”
Ada sesuatu yang begitu mendebarkan dan memuaskan dari konsep seram yang dirilis berbulan-bulan sebelum musim horor yang sebenarnya tiba. Untungnya, boy group beranggotakan sepuluh orang, xikers, paham betul bahwa Halloween tak harus dibatasi hanya di bulan Oktober dalam single terbaru mereka, “OKay.” Digambarkan sebagai track dance-pop dengan koreografi eksplosif dan energi mentah, “OKay” benar-benar memunculkan energi xikers paling khas — teriakan yang lantang, verse rap yang rapat, dan kehadiran yang menggetarkan yang tak terbantahkan sebagai ciri suara mereka. Dengan produksi yang nyaris anthemik dan hook yang mudah diteriakkan, lagu ini adalah adrenalin murni.
TWS - “All The Possibilities”
Setelah mencuri perhatian lewat single house dan R&B yang trendi, “You, You,” TWS mengejutkan penggemar dengan satu lagi music video untuk B-side NO TRAGEDY, “All The Possibilities.” Serupa dengan “You, You,” “All The Possibilities” juga mengambil unsur dari genre house, meski terdengar lebih santai dan rileks dibanding title track utamanya. Dengan lirik yang merepresentasikan keyakinan para member untuk menjadi apa pun yang diinginkan orang-orang terkasih mereka, baik lagu maupun MV-nya terasa dreamy namun tetap mempertahankan denyut sonik yang konstan untuk terus mendorong pesan itu ke depan.