Comeback Corner: Billlie, B:DAWN, YUHZ & More

Comeback Corner

Billlie, B:DAWN, YUHZ & More

Baca terus untuk pilihan kami minggu ini.

Pekan ini di K-pop menghadirkan dua debut boy group yang sangat berbeda — salah satunya virtual — kelanjutan era paling terkenal dari sebuah girl group hingga saat ini, serta reuni budaya yang sudah 10 tahun lebih dalam proses pembuatannya. Dari hyperpop, funk/R&B, hingga electronic dance, spektrum musik di sini jauh dari kata membosankan.

Billlie - “ZAP”

Setelah empat tahun sejak rilisan pertamanya, girl group Billlie akhirnya melanjutkan seri album mereka the collective soul and unconcious dengan Chapter Two dan lagu utama “ZAP.” Dibangun di atas track post-hyperpop dengan progresi beat yang hampir industrial, 'ZAP' berfokus pada menutup telinga dari kebisingan dan gosip dari luar demi merangkul rasa percaya diri dan keyakinan pada diri sendiri. Dengan nuansa gelap dan karismatik, Billlie benar-benar tampil tanpa menahan diri lewat lagu ini.

B:DAWN - “BEOM”

Seiring meningkatnya grup virtual dan animasi di K-pop, studio animasi Korea Selatan, Sudio Mir, telah mendebutkan boy group virtual pertamanya, B:DAWN, melalui perusahaan anaknya, Durii Entertainment. Grup beranggotakan lima orang ini merilis single pertama mereka, “BEOM,” sebuah track electronic dance yang “mengondensasikan semangat harimau dan energi kuat para member ke dalam musik.” Dengan memadukan visual harimau di video dengan estetika dan landmark tradisional Korea, “BEOM” menjadi perkenalan yang penuh api untuk act virtual terbaru di K-pop.

YUHZ - “Rush Rush”

Setelah dibentuk lewat program audisi global SBS, B: MY BOYZ, rookie boy group YUHZ akhirnya resmi debut dengan “Rush Rush.” Dalam track pop yang segar dan cocok untuk musim panas ini, grup beranggotakan delapan orang tersebut menyanyikan tentang mengungkapkan isi hati tanpa rasa takut, meski prosesnya mungkin sedikit penuh kekurangan. Hal yang sama juga bisa dikatakan tentang debut sebuah rookie group — terus melangkah dengan percaya diri dan gaya, apa pun kesalahan yang mereka hadapi di sepanjang jalan. YUHZ memulai langkah mereka dengan penuh percaya diri.

Anderson .Paak - “AFTERTASE” (featuring DEAN)

Meski secara teknis bukan K-pop, kolaborasi ini pernah bergema di komunitas K-pop, musisi Amerika Anderson .Paak kembali bersatu dengan penyanyi alt-R&B Korea DEAN lewat “AFTERTASTE.” Track yang enerjik dan adiktif ini menjadi lagu pertama mereka bersama dalam lebih dari satu dekade, setelah .Paak dan DEAN sebelumnya berkolaborasi pada “Put My Hands On You” tahun 2015. Dengan string synth dan pengaruh funk yang cukup terasa, energi saling balas antara kedua artis ini terasa seolah mereka tak pernah berpisah, sementara produser pemenang Grammy dan veteran K-pop Dem Jointz menambah kekuatan track ini dengan kepekaannya terhadap groove yang catchy. Bagi penggemar lama karya kolaborasi DEAN dan Anderson .Paak, “AFTERTASTE” benar-benar memuaskan rasa rindu yang sudah lama ada.