KPOPWORLD Festival Spotlight

DEAN & Tabber

By Isabel Miller

DEAN & Tabber telah menjadi kolaborator sejak 2019 dan sesama label sejak 2020, tetapi perjalanan mereka sebelum membentuk kemitraan tur sangat berbeda. Keduanya tidak memulai industri ini dengan kemasan yang sempurna. Apa yang mereka tampilkan di panggung KPOPWORLD Festival adalah hasil dari bertahun-tahun kerja keras di balik layar.

Lahir dengan nama Kwon Hyuk dan dibesarkan di Seoul, DEAN adalah artis yang mengembangkan ambisi musikal sejak usia muda. Ia mulai tertarik pada hip hop dan rap Amerika saat sekolah menengah, lalu mencari inspirasi ke luar negeri sambil mulai menulis lagu secara diam-diam. Pada usia 18, ia sudah menulis lagu K-pop dengan nama ‘Deanfluenza,’ dan pada usia 20, namanya sudah dicantumkan di jajaran teratas industri lewat “Black Pearl” milik EXO dan “Voodoo Doll” milik VIXX, setelah dibimbing oleh CEO dan produser Joombas Music Group yang berpengaruh, Hyuk Shin. Pada Juli 2015, ia debut sebagai artis R&B dengan identitasnya sendiri, tetapi ia melakukannya dengan cara yang membedakannya; singel “I’m Not Sorry” justru debut di AS, bukan di Korea. Sejak saat itu, ia menjadi nama besar di genre ini. Ia mendirikan label independennya sendiri, you.will.knovv, dan telah mengantongi banyak kolaborasi dengan Anderson Paak, ZICO, Crush, Dynamic Duo, Taeyeon, Heize, IU, dan lainnya, yang banyak di antaranya ia produksi sendiri.

Tabber, yang lahir dengan nama Kim Hyunjoon, memulai karier lebih lambat — tetapi langkah itu langsung membangun koneksi publik antara dirinya dan DEAN. Keduanya tampil bersama produser-penulis lagu ROMderful di “1 Missed Call” pada 2019 sebelum Tabber merilis musik solo hasil produksi sendiri yang kemudian membuatnya bergabung dengan you.will.knovv milik DEAN pada 2020. Musik itu menjadi EP debut Deep End Mixtape. Pada 2021, ia melesat ke puncak peringkat dan meraih popularitas di acara kompetisi rap Show Me The Money 10. Lima tahun kemudian, Tabber berkembang pesat di kancah K-R&B dan hip-hop dengan sejumlah singel dan album kedua, berkolaborasi dengan artis seperti Baek Yerin dan Paul Blanco, serta tur ke Eropa, Asia, dan Amerika Serikat.

DEAN dan Tabber menjadi sahabat dekat dan kolaborator sepanjang perjalanan masing-masing. “Chi-Ka” milik Tabber, yang menampilkan DEAN, menandai reuni musikal mereka pada 2024 menjelang tur bersama di berbagai kota di Asia pada tahun itu. Mereka debut di AS sebagai duo di Head in the Clouds Festival di California pada 2025, dan tampil bersama di Jepang untuk festival musik Summer Sonic 2026 pada Agustus ini. KPOPWORLD Festival akan menjadi penampilan pertama mereka di Amerika Serikat dalam lebih dari setahun, dan salah satu dari sedikit penampilan mereka secara global.

Dalam setiap penampilan, DEAN & Tabber menghadirkan sound R&B alternatif yang khas, menggabungkan pengaruh hip-hop dengan melodi rendah yang penuh soul. Tabber memikat penonton dengan vokal serak yang melodis dan rap yang sleek, sementara DEAN memadukan gaya jazz, indie, dan elektrik untuk bertransisi mulus ke beat yang energik dan membangun momentum. Dengan tujuh tahun kolaborasi di belakang mereka, duo ini menunjukkan chemistry panggung yang tak terbantahkan dan saling melengkapi suara satu sama lain dengan efektif, membuat penonton terus terpukau.

Bagi yang baru mengenal DEAN & Tabber, baik secara individu maupun sebagai pasangan, tiga lagu berikut menyoroti perbedaan mereka sekaligus titik temu mereka.

“Die 4 You” milik DEAN memperlihatkan pendekatan alternatifnya terhadap R&B. Ditulis, diproduksi bersama, dan dikomposisi bersama oleh DEAN sendiri, lagu ini menggunakan melodi yang halus, gitar akustik, dan aransemen instrumen berlapis untuk mengekspresikan rasa sakit dari cinta yang hilang.

“New Moon” milik Tabber memiliki bobot emosional yang kuat, dengan R&B gelap ala larut malam yang mengekspresikan momen kehilangan dan perenungan. Sinematik namun lembut, lagu ini tidak mencapai puncak dramatis, tetapi justru menarik pendengar masuk ke dunia batinnya yang lebih hening.

“Chi-Ka” milik Tabber yang menampilkan DEAN adalah kolaborasi terbaru dari duo ini, sekaligus mewakili sound dan niat mereka bersama. Harmoni vokal yang mulus dan produksi yang atmosferik menjadi ciri khas gaya santai dan alternatif yang dikenal dari keduanya.

Secara individu, DEAN & Tabber telah membangun identitas sonik yang menonjol di ranah R&B dan hip-hop Korea. Bersama-sama, pemahaman mereka atas gaya dan kekuatan masing-masing telah membentuk kemitraan yang erat dan saling melengkapi. Pengalaman itu — mulai dari scene hip-hop Korea di awal, kredit penulisan lagu, hingga jadwal tur — akan berpadu di panggung KPOPWORLD Festival pada Oktober.

Cart

×