KCON LA 2025’s X Stage Menyorot Gelombang Berikutnya K-pop

by Hasan Beyaz

KCON LA 2025 bukan cuma soal headliner arena dan penampilan besar-besaran. Tahun ini menandai hadirnya X Stage — platform baru yang didedikasikan untuk para rookie dan bintang yang sedang naik daun — dan mungkin inilah sudut paling seru dari festival tersebut. Selama tiga hari di West Hall, LA Convention Center, sepuluh grup dan artis pendatang baru mengubah lantai konvensi menjadi area penemuan, memberi penggemar internasional pandangan pertama tentang siapa saja yang bisa jadi nama besar berikutnya di K-pop.

Hari 1: Dibuka dengan Soul dan Energi

Kik5o membuka X Stage perdana dengan vokal yang halus dan penuh jiwa, yang menembus riuhnya suasana konvensi. Cover-nya atas lagu 2NE1, “Ugly,” langsung jadi salah satu sorotan awal, memberi nuansa hangat dan penuh energi untuk hari itu. HITGS menyusul dengan penampilan yang dipenuhi keanggunan girly dan karisma yang tenang — impresif mengingat mereka baru debut 95 hari sebelumnya. Fan meeting spesial bersama Yim Siwan memberi jeda bagi kerumunan sebelum ifeye mengambil alih, mengubah area itu menjadi pusaran energi. Setlist mereka — NERDY, BUBBLE UP, Dope milik BTS, dan r u ok? yang eksplosif — menunjukkan koreografi yang rapi sekaligus kepribadian yang menular. Cover BTS itu khususnya membuat fans ikut berteriak, membuktikan ifeye mampu berdiri sejajar bahkan dengan aksi global terbesar.

So Soo Bin mengubah suasana sepenuhnya, menukar dentuman beat dengan kehangatan akustik dan nuansa ballad. Vokalnya yang jernih dan emosional tetap terdengar kuat meski di tengah ramainya konvensi, membuat penonton bertahan dengan antusias meski ada kemunculan kejutan dari P1Harmony di dekat lokasi. NEWBEAT menutup hari itu dengan adrenalin murni — antisipasi fans memuncak bahkan sebelum mereka muncul, dan mash-up “GNARLY,” “CRAZY FORM,” dan “BOUNCY” mereka menegaskan penampilan debut yang mencolok.

Hari 2: Menaikkan Standar

Hari dimulai dengan from20 dan HELLO GLOOM, yang menampilkan set dinamis dan padat berisi tujuh lagu: Blue, WEOL, Dancing In The Dark, favorit fans yang viral Eye Candy, Your Love, Chemical, dan MAMACITA. Pergantian penampilan mereka memperlihatkan sama-sama kemasan pop yang rapi dan sentuhan eksperimental, menjadikan panggung mereka salah satu sorotan di pagi hari.

82MAJOR tampil berikutnya, membuka dengan “TAKEOVER” sebelum masuk ke “Heroes,” cover yang rapat dari “The Real” milik ATEEZ, lalu menutup dengan “Stuck.” Koreografi yang presisi dan energi yang kuat membuat mereka menjadi salah satu penampil paling matang sepanjang akhir pekan. Kik5o kembali untuk showcase kedua, kali ini lebih menonjolkan gaya ekspresifnya, sementara HITGS menutup hari dengan rasa percaya diri dan panggung presence yang lebih kuat dibanding penampilan pertama mereka.

Hari 3: Pernyataan Penutup

ifeye kembali untuk set terakhir, membawakan ulang empat lagu mereka (NERDY, BUBBLE UP, Dope, r u ok?) dengan energi liar dan interaksi dengan fans yang sama seperti debut set mereka yang terasa begitu elektrik. from20 dan HELLO GLOOM menyusul, sekali lagi menjalankan set tujuh lagu mereka, dengan chemistry antara solo dan duet yang membuat transisinya terasa mulus. NEWBEAT mengembalikan tempo ke tingkat tinggi sebelum jadwal terhenti untuk panggung UNESCO Girls’ Education milik izna, yang memadukan dampak sosial dengan kesempatan langka untuk mengenal lebih dekat para member secara individu dalam suasana intim. 82MAJOR menutup akhir pekan dengan urutan empat lagu yang sama seperti Hari 2, namun dibawakan dengan pukulan yang lebih kuat — penutup yang percaya diri dan dieksekusi dengan rapi, seolah mengisyaratkan bahwa mungkin inilah panggung terkecil yang akan mereka isi dalam waktu yang lama.

Lebih dari Sekadar Penampilan

Di luar musik, X Stage juga berfungsi sebagai hub interaktif. Giveaway bertanda tangan, game cepat “Time Attack,” dan obrolan di panggung memberi fans kesempatan langka untuk melihat kepribadian masing-masing artis dari jarak dekat. Rasanya bukan sekadar showcase, melainkan seperti jabat tangan langsung antara para rookie dan audiens internasional yang ingin mereka taklukkan.

Dengan KCON menempatkan X Stage sebagai agenda tahunan, panggung ini sudah terbukti lebih dari sekadar daya tarik sampingan. Bagi artis yang tepat, ini adalah batu loncatan — dan bagi fans, ini adalah tempat untuk berkata, “Aku sudah lihat mereka sebelum mereka meledak.”

Semua fotografi atas izin CJ ENM.

Cart

×