Oleh Catherine Shin
Sunmi, salah satu solois paling menonjol di K-pop, muncul dari girl group Wonder Girls yang sukses secara internasional untuk membangun karier solo yang ditandai oleh hit besar seperti "Gashina," "Full Moon," dan banyak lagi.
Dikenal karena kehadirannya yang begitu memikat di atas panggung, selama ini ia kerap memusatkan karyanya pada musikalitas yang penuh energi dan berdaya ledak tinggi, sehingga lagu barunya terasa semakin mengejutkan.
Setelah merilis album penuh pertamanya Heart Maid back in November 2025, ia kembali dengan Forever July pada 16 Juli, menawarkan sudut pandang yang berbeda, yakni pendekatan yang lebih introspektif terhadap romansa musim panas dan rasa sakit.
Banyak lagu K-pop bertema musim panas berputar pada hal-hal yang cerah, menyegarkan, dan merangkum nuansa ‘pop.’ Pendekatan yang berbeda ini menghadirkan kontras yang menarik, terutama jika dilihat dari judul lagunya.
Kata "July" dalam judulnya layak untuk dicermati. July sering dianggap sebagai awal dari "dog days of summer," periode terpanas dalam musim panas, dan kata itu juga membawa bobot simbolis: merah menyala, gairah, kekacauan, intensitas yang mencerminkan cinta dan hubungan.
Hal ini langsung terasa sangat relevan pada lagu ini. Sunmi bernyanyi di bait pertama:
Yeah, I still can't sleep
The night grows especially deep (Mhm)
Dawn breaks, I'm up all night
At best, I'm thinking of you
Ini terutama tercermin dalam sebuah adegan pendek bergaya stop-motion berupa jejak dirinya yang tertinggal di atas tempat tidur - sebuah petunjuk visual tentang insomnia.
Hal ini berlanjut saat Sunmi melantunkan bagian pre-chorus:
Do I really want you?
Do I really need you?
Tell me, woo-ooh-ooh
(You're so cruel)
Salah satu bentuk utama yang muncul di bagian ini, dan sepanjang video musiknya, adalah pusaran. Ini tercermin pada dinding di latar belakang, font judul lagu saat muncul, dan terlihat di berbagai bagian video musik.
Visualnya mengingatkan pada pusaran Frutiger Metro, sebuah estetika yang populer di pertengahan 2000-an, membawa rasa nostalgia dan sering kali nuansa mengenang masa-masa indah, sekaligus menjadi alasan kuat untuk bertahan dalam hubungan yang sebenarnya kacau. Bentuk pusaran juga memiliki makna sebagai pertanda buruk, yang kemungkinan mengisyaratkan gejolak dan ketidakstabilan dalam hubungan Sunmi saat ini dengan siapa pun yang sedang ia nyanyikan.
Skema warnanya sebagian besar didominasi berbagai gradasi biru, dengan hujan menjadi bagian besar dari perasaan batin Sunmi terhadap sosok tersebut. Ia menyampaikan gejolak cinta dalam romansanya, sambil bernyanyi tentang seberapa banyak yang bisa ia berikan. Dari sisinya, perasaan itu melimpah, tetapi ia tidak yakin bagaimana perasaan orang yang satunya.
Ketidakpastian itu muncul kembali di bagian post-chorus, saat ia mengulang: "Would you be mine? Just say you love me, baby."
Musim panas yang hujan membawa kelembapan, dan video ini menangkap tekstur itu lewat detail-detail kecil yang disengaja: rambutnya mengembang (menggema lagi pada motif pusaran) dan bercak-bercak lembap di dinding bagian dalam rumahnya, dinding yang juga dipenuhi pusaran.
Meski ritme dan lagunya cenderung santai, ia tetap mampu menampilkan koreografinya secara kreatif, baik secara solo maupun di tengah hujan, serta menghadirkan dance break bersama para penari pendukungnya sambil masing-masing membawa payung.
Secara keseluruhan, beat-nya tetap konsisten dan tertahan, ditandai dengan jelas oleh bunyi detik jam, memperlihatkan berlalunya waktu atau antisipasi menuju keputusannya apakah akan tetap mempertahankan orang ini dalam hidupnya.
Single ini memperlihatkan sisi lain Sunmi, membuktikan bahwa setelah bertahun-tahun comeback berenergi tinggi, ia sama memikatnya ketika melambat.
Insting kreatif dan arahan artistiknya tetap setajam biasanya, dan "Forever July" terasa seperti bukti bahwa ia tak membutuhkan beat drop besar atau hook yang mencolok untuk menarik perhatian.
Hanya ada detik jam yang terus berdetak, pusaran di dinding, dan pertanyaan yang tak bisa ia jawab sepenuhnya. Ini adalah sisi Sunmi yang lebih tenang, tetapi bukan sisi yang lebih kecil.


