Temui Anggota: Seojin dari HITGS Membahas Kekuatan Dance-Line, Ketahanan Busan, dan Mimpi Besar
by Hasan Beyaz

Untuk merayakan debut resmi HITGS, kami mengobrol dengan masing-masing anggota secara individu.
Yang pertama adalah Seojin — seorang penari dan rapper yang magnetis dengan insting panggung yang tajam dan percikan yang tidak bisa disangkal. Lahir di Seoul dan dibesarkan di Busan, dia dilatih oleh tim di balik Kiss of Life dan sekarang membawa semangat yang sama ke HITGS. Penuh karakter, pesona ceria Seojin tak terlupakan seperti segel dari mimpi kelahirannya.
KPOPWORLD: Debut adalah tonggak yang sangat pribadi. Apakah ada momen dalam proses ini yang membuatmu berhenti dan benar-benar merenungkan siapa dirimu, di luar penampilan?
Seojin: Saat merekam trailer debut kami, semua waktu yang saya habiskan untuk berlatih dan mempersiapkan momen ini melintas di pikiran saya seperti panorama. Itu adalah perjalanan yang sulit, tetapi saya bangga telah menghadapinya dengan usaha dan ketekunan.
KPOPWORLD: Kamu berlatih sambil mempersiapkan debut dengan Kiss of Life. Bagaimana bab itu membentuk pola pikirmu dan apa yang kamu bawa ke HITGS?
Seojin: Ketika saya menjadi trainee S2, saya melihat sunbaenim KISS OF LIFE — yang luar biasa baik dalam keterampilan maupun pola pikir — melalui perjalanan debut mereka. Setiap kali saya menghadapi momen sulit atau melelahkan, saya mendengarkan lagu-lagu mereka untuk memperkuat tekad saya sendiri. Saya pikir karena masa-masa itu, saya bisa debut sebagai anggota HITGS.
KPOPWORLD: Kamu telah mengatakan bahwa mimpi kelahiranmu adalah tentang segel, dan kepribadianmu cocok dengan energi ceria itu. Apa peran humor atau keringanan dalam proses kreatifmu?
Seojin: Ketika saya memimpin latihan grup, saya mencoba menjaga energi tetap tinggi. Sementara kami mengerjakan koreografi untuk lagu debut kami “Never Be Me”, saya bercanda dengan koreografer — dan momen ceria itu sebenarnya membantu kami menemukan koreografi untuk bagian chorus. Itu sangat istimewa.
KPOPWORLD: Tarian adalah bentuk seni yang sangat fisik dan instinktif. Apakah kamu pernah merasa bahwa tarian berbicara untukmu di momen-momen ketika kata-kata tidak cukup pas?
Seojin: Sebelum saya menjadi trainee, saya menghadiri akademi tari koreografi. Saya belajar berbagai gaya seperti jazz, hip-hop wanita, waacking, dan K-pop. Setiap genre memiliki cara tersendiri untuk mengekspresikan perasaan yang berbeda melalui gerakan, dan itu membuat saya terpesona. Saya juga menemukan bagaimana ekspresi wajah saya secara alami cocok dengan suasana setiap genre, yang membuat saya jatuh cinta dengan tarian bahkan lebih.
KPOPWORLD: Dari akar Busan ke debut berbasis Seoul, apakah tempat telah membentuk siapa dirimu? Bagaimana kamu tetap membumi dalam industri yang bergerak cepat?
Seojin: Busan sering disebut sebagai “ibu kota kedua” Korea, dengan budaya industri dan pelabuhan yang berkembang. Tumbuh di tempat seperti itu — dengan sumber daya pendidikan dan budaya yang hebat — memungkinkan saya untuk mengejar impian saya dengan bebas. Seperti lautan, saya telah mengembangkan pola pikir yang luas, enerjik, dan positif yang membantu saya tetap membumi.
KPOPWORLD: Jika kamu bisa mengarahkan sebuah pertunjukan solo yang menangkap esensimu, seperti apa suara dan penampilannya?
Seojin: Saya memiliki ide pertunjukan solo yang terinspirasi oleh “UP” dari sunbaenim Karina Aespa dan “SPARK” dari sunbaenim Winter. Saya ingin menciptakan sesuatu yang kuat namun feminin — sesuatu yang menonjolkan kekuatan saya dalam penampilan dan pesona.




