Comeback Corner

izna, Samuel, THE BOYZ’s Jacob & More

Baca terus untuk pilihan kami minggu ini.

Oleh Chyenne Tatum

Rilisan K-pop minggu ini mencakup debut solo pertama dari THE BOYZ, perpaduan budaya khas dari warisan Meksiko dan Korea dari artis internasional Samuel, serta penantang yang penuh semangat untuk lagu musim panas dari girl group izna. Yuk, simak trek mana saja yang masuk daftar pilihan kami di bawah ini.


izna - “Metronome”

Menetapkan nuansa musim panas lewat EP ketiga mereka, Set The Tempo, girl group izna benar-benar mewujudkannya lewat title track terbaru mereka, “Metronome,” sebuah pengalaman house yang etereal dan membuat mustahil untuk tetap diam. Meski pembukaannya lembut dan sederhana, lagu ini cepat berkembang menjadi suguhan penuh progression kompleks dan melodi yang berwarna, dengan setiap bagian menghadirkan momen yang makin tak terlupakan. “Lagu ini berisi ambisi kami untuk terus melangkah maju dengan tempo milik Izna sendiri, bukan dengan kecepatan yang ditentukan orang lain atau dunia,” kata member Ryu Sa-rang tentang pesan lagu ini. Dengan EDM dan house yang kembali mendominasi, begini cara tampil menonjol dari keramaian.

Samuel - “ZIGI-ZIGI-ZIGI”

Namanya mulai populer sebagai kontestan di musim kedua survival show terkenal Produce 101 dan sempat debut sebagai solois K-pop, artis Meksiko-Korea Samuel kini memadukan warisan Latin-nya dengan sensibilitas K-pop dalam “ZIGI-ZIGI-ZIGI.” Lagu utama ini adalah salah satu dari empat trek di album terbaru Samuel, SAMUELiTO, yang menghadirkan ritme reggaeton adiktif dengan kemampuan bilingual, dengan mulus berpindah antara bahasa Inggris dan Spanyol sepanjang lagu. Secara suara, “ZIGI-ZIGI-ZIGI” tak bisa disangkal sangat Latin, tetapi pengaruh K-pop lebih terasa pada kualitas penampilannya. Dengan koreografi tanpa henti yang menarik secara visual, Samuel menjembatani dua identitasnya — gaya K-pop yang rapi dengan dentuman hipnotis dari budaya Latin.

Jacob (THE BOYZ) - “Slow Dancing”

Setelah hampir satu dekade di industri ini, THE BOYZ akhirnya menghadirkan member pertama yang debut solo — Jacob dengan albumnya yang simpel berjudul, j. Lewat title track-nya yang penuh jiwa dan bernuansa nostalgia, “Slow Dancing,” penyanyi Korea-Kanada ini menampilkan sisi dirinya yang lebih romantis daripada yang biasanya ia tunjukkan dalam single-single THE BOYZ. Kombinasi dreamy antara nuansa soft-rock dan elemen R&B yang penuh kerinduan meresap ke setiap nada dan lirik, saat Jacob menyanyikan kegembiraan menikmati cinta sejati yang ia temukan. “Every kiss is special with you / Every breath I take is for you / Know I’ve said way too much, but I wanna hear your mind / While I’m slow dancing with you,” ia menyanyi di bagian chorus. Meski fans memuji “Slow Dancing” sebagai soundtrack yang sempurna untuk hari hujan, lagu ini juga jadi lambang ideal untuk hari-hari santai musim panas di bawah teduh.

HEART OF WOMAN - “TEA”

Sudah dua minggu sejak debut dengan album penuh, Heart Byte: Legacy, grup beranggotakan lima orang HEART OF WOMAN telah merilis video performance untuk B-side dance hip-hop mereka, “Tea.” Memadukan vokal lembut dengan melodi yang terus terasa ceria, “Tea” terasa whimsical sekaligus witty, memberi kesan yang menyenangkan ala Alice in Wonderland jika ia jatuh ke dunia modern. “Time to wake up, where am I? / Show me, show me, show me, white rabbit / Time is ticking, vroom / Zoom into a new world, yeah,” nyanyi member Liri dan Chaei di bagian pembuka. Secara lirik, lagunya sama cerdiknya, memadukan referensi tea party ke novel anak-anak klasik, sekaligus mengacu pada frasa slang umum, “spilling the tea,” yang berarti bergosip atau membocorkan rahasia. Kalau berdiri sendiri, lagu ini sudah cukup unik didengar, tapi begitu kamu menangkap permainan kata dan pun-nya, “Tea” jadi jauh lebih menyenangkan.

JAY B - “Layback”

Sejak pertama kali debut solo pada 2021, member GOT7 JAY B telah membangun katalog R&B yang luas, dengan mengutamakan ritme penuh jiwa dan crooning yang menggoda ketimbang nomor pop yang berat. Single terbarunya, “Layback,” mengikuti jalur yang sama, menangkap ketegangan sebuah hubungan saat dua orang secara alami makin dekat. "Aku terus memikirkan bagaimana caranya membuat orang langsung berkata, 'Ini musik JAY B dari GOT7,' dan 'Musik JAY B berbeda dari musik GOT7 dalam hal ini,'" kata sang penyanyi dalam konferensi pers untuk EP ke-3-nya, TR.EE. “Secara pribadi, aku suka R&B, jadi aku memikirkannya sebagai R&B dance. Aku rasa suara vintage, soul, dan funk adalah akar musikku. Sebagai grup, kami cenderung membuat musik yang lebih berorientasi pop dan mengikuti tren, jadi menurutku itu perbedaannya." Dengan chord yang sensual dan languid serta timbre khasnya, sulit rasanya tidak langsung mengenali ini sebagai vibe JAY B yang sepenuhnya otentik.

Cart

×