Oleh Isabel Miller
Soloist Yves telah mengumumkan tur Asia dan Australia keduanya, ‘YVES TOUR 2026 ASIA & AUSTRALIA,’ yang akan digelar pada November 2026.
Diselenggarakan oleh Cult of Ya, tur ini akan membawa Yves mengunjungi tujuh kota sepanjang bulan tersebut. Tur akan dimulai di Singapore pada 4 November, dengan pemberhentian di Bangkok pada 6 November, Kuala Lumpur pada 7 November, Manila pada 9 November, Tokyo pada 11 November, dan Melbourne pada 15 November, sebelum ditutup di Sydney pada 17 November.
Banyak lokasi tersebut juga termasuk dalam tur Asia dan Australia pertama Yves, ‘YVES 2025 COSMIC CRISPY TOUR ASIA & AUSTRALIA,’ yang berlangsung pada Agustus dan September tahun lalu. Namun, beberapa di antaranya akan melihat Yves tampil di venue yang berbeda dan lebih besar dengan kapasitas penonton yang lebih banyak. Di Manila, misalnya, Yves tampil untuk maksimal 1.000 penonton di Samsung Hall SM Aura pada 2025, sementara venue tahun ini, The Filinvest Tent di Alabang, dapat menampung hingga 3.000 orang.
Tur baru ini juga akan membawa Yves ke Singapore dan Kuala Lumpur di Malaysia untuk pertama kalinya, memperluas jangkauan dan visibilitasnya di Asia secara keseluruhan.
Yves debut pada Agustus 2018 sebagai bagian dari debut grup penuh girl group LOONA. LOONA meraih popularitas lewat lagu seperti “PTT (Paint The Town),” “Butterfly,” dan “Star,” menjadi nama global dan diakui oleh Ministry of Culture, Sports and Tourism Korea Selatan atas kontribusinya terhadap gelombang Hallyu internasional. Setelah perselisihan dengan company, grup ini memasuki hiatus tanpa batas waktu pada 2022.
Pada Maret 2024, Yves menandatangani kontrak eksklusif dengan company-nya saat ini, Paix Per Mil. Ia debut sebagai soloist pada 29 Mei dengan mini album LOOP. Sejak itu, Yves membangun namanya dengan warna electro-pop dan hyper-pop yang khas, dengan lagu-lagu menonjol seperti “White cat” serta kolaborasi bersama artis seperti PinkPantheress, Lil Cherry, dan Lexie Liu.
Dalam beberapa tahun terakhir, gayanya semakin populer di level industri secara luas. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengaruh house music dan electronic dalam K-pop maupun musik Barat (terutama yang dipelopori oleh kolaborator PinkPatheress), Yves ikut naik bersama tren tersebut, sehingga memungkinkannya menggelar beberapa tur regional secara beruntun dan meningkatkan kapasitas venue.
Yves menuntaskan ‘YVES TOUR 2026 EUROPE’ pada Mei, dan kesuksesan tur itu menghasilkan beberapa upgrade venue serta penambahan dua pertunjukan baru sehingga totalnya menjadi sembilan pemberhentian. ‘YVES TOUR 2026 ASIA & AUSTRALIA’ menggunakan grafis promosi yang serupa, dan berfungsi sebagai kelanjutan dari rangkaian Eropa sebelumnya.
Tiket untuk semua pertunjukan kini sudah tersedia di website Cult of Ya.