CEO MODHAUS Jaden Jeong merilis buku pertama Sense of Planning
by Hasan Beyaz

Pendiri dan CEO MODHAUS, Jaden Jeong - pemikir kreatif yang pernah berada di balik LOONA dan kini menjadi arsitek ARTMS, tripleS, dan idntt - telah merilis buku pertamanya, Sense of Planning, melalui Book21 Publishing Group. Diterbitkan pada tanggal 15 Oktober, buku ini merupakan sebuah studi tentang bagaimana visi, naluri, dan kegagalan membentuk DNA K-pop modern.
Jeong telah lama dikenal sebagai salah satu perencana industri yang paling tidak konvensional. Kariernya melintasi berbagai generasi K-pop, mulai dari pekerjaan awal dengan Wonder Girls, 2PM, dan INFINITE hingga eksperimen yang digerakkan oleh penggemar yang ia pimpin saat ini di bawah MODHAUS. Setiap proyeknya membawa ketertarikannya yang khas pada bagaimana sistem, audiens, dan seni bertabrakan - bagaimana "rencana" di balik grup idola dapat menjadi jenis penceritaan tersendiri.
Sense of Planning membongkar pendekatan tersebut secara mendetail. Alih-alih berfungsi sebagai memoar, film ini dilaporkan melihat mekanisme nyata di balik perencanaan - pembacaan pasar, pengembangan konsep, casting, dan keterlibatan penggemar - yang disajikan melalui keberhasilan dan kegagalan, yang pada akhirnya mengungkapkan bagaimana strategi dan wawasan manusia hidup berdampingan di salah satu industri yang paling digerakkan oleh ekspor di Korea.

Pada intinya, Jeong menantang anggapan bahwa perencanaan berarti mengejar tren. Baginya, pekerjaan ini adalah tentang pengaturan waktu, empati, dan membaca orang - memahami apa yang menggerakkan mereka sebelum data bisa.
Bagi mereka yang bekerja di bidang kreatif, buku ini dapat dibaca sebagai sebuah buku panduan - tidak terlalu banyak membahas tentang K-pop secara khusus, namun lebih banyak tentang bagaimana ide terbentuk dan beradaptasi. Berasal dari sosok yang proyek-proyeknya terus mendefinisikan ulang partisipasi penggemar, Sense of Planning menjanjikan pandangan yang langka tentang mesin di balik inovasi itu sendiri.