Temui Anggota: Sebuah Wawancara dengan Park Wonbin dari IDID – Kreatif Penuh Pemikiran di Balik W-Smile

Temui Anggota: Wawancara dengan Park Wonbin dari IDID – Kreatif yang Penuh Pemikiran di Balik W-Smile

by Hasan Beyaz

Untuk merayakan debut resmi IDID, kami berbincang dengan setiap anggota secara individu.

Dengan julukan “W-smile” karena senyumnya yang khas, Park Wonbin membawa kehangatan dan kecerahan kemanapun ia pergi. Di balik pesonanya, ia adalah seorang kreatif multi-talenta dengan passion untuk fotografi dan memasak, menemukan berbagai cara untuk menyalurkan seni baik di atas panggung maupun di luar. Pemikirannya yang mendalam sebagai INFJ terlihat dalam cara ia mempersiapkan dengan matang, kemudian melepaskan saat pertunjukan — memberikan penggemar kekuatan dan ketulusan dalam ukuran yang sama.

1. Julukanmu adalah “W-smile.” Apa cerita di baliknya, dan bagaimana menurutmu senyummu terhubung dengan penggemar? 

Saya mendapatkan julukan itu karena orang-orang di sekitar saya memuji betapa saya memiliki bibir yang cantik yang terlihat seperti huruf ‘W.’ Saya percaya senyuman bisa membuat orang bahagia, jadi bagi saya, senyuman saya seperti hadiah yang bisa saya berikan kepada penggemar kami.

2. Kamu memiliki cinta untuk fotografi — jika kamu bisa menangkap debut IDID dalam satu foto, seperti apa tampilannya? 

Saya akan mengambil foto di belakang panggung bersama anggota lainnya. Saya ingin menangkap momen-momen penting yang ingin saya ingat selamanya.

3. Memasak adalah bakat lain yang kamu miliki. Bagaimana kreativitas di dapur dibandingkan dengan kreativitas di atas panggung? 

Dalam memasak, kreativitas muncul dari pemikiran yang hati-hati dan eksperimen untuk membuat sesuatu yang lezat. Di atas panggung, itu tentang menikmati diri sendiri sehingga saat itulah ide-ide terbaik muncul dan pertunjukan yang hebat lahir. Bagi saya, saya pikir perbedaan antara memasak dan tampil terletak pada kehati-hatian versus kegembiraan.

4. Apakah ada momen di CHAN-RAN yang menguji keterampilan atau daya tahanku paling banyak, dan bagaimana kamu menghadapinya? 

Berlatih ‘CHAN-RAN’ itu sulit karena lagu tersebut ceria dan bermimpi namun koreografinya sangat kuat. Terkadang saya bahkan kehilangan karakter selama bagian akting karena saya kelelahan tetapi di momen-momen itu, saya berusaha untuk menikmati diri sendiri dan terus maju.

5. Sebagai seorang INFJ, kamu sering berpikir mendalam. Bagaimana kamu membawa kedalaman itu ke dalam penampilanmu? 

Sebagai seorang INFJ, saya banyak berpikir dan merenung dengan mendalam saat mempersiapkan penampilan. Saya berlatih dengan hati-hati sehingga ketika saatnya tampil, semuanya keluar secara alami tanpa saya harus berpikir terlalu banyak di atas panggung.