Comeback Corner
i-dle, BABYMONSTER, RIIZE & More
Baca terus pilihan kami untuk pekan ini.
Oleh Chyenne Tatum
Rilisan K-pop minggu ini melanjutkan euforia musim panas dengan lagu-lagu yang ceria dan penuh warna dari BABYMONSTER dan RIIZE, sementara i-dle menghadirkan suasana yang lebih sensual dan menggoda untuk aktivitas musim panas setelah matahari terbenam. Di sisi lain, penyanyi-penulis lagu Korea Pagaehun dan subunit yang baru debut, V8, membawa kita menyusuri dua jalur berbeda dari R&B era 2000-an yang nostalgia — satu untuk kisah cinta monyet masa SMA dan satu lagi untuk cruising dengan atap mobil terbuka sambil nongkrong bersama teman-teman.
i-dle - “Gimme Dat Love”
Sementara sebagian besar grup lain menyambut sinar matahari musim panas dengan anthem pantai berpenuh energi, girl group beranggotakan delapan orang i-dle memilih nomor yang lebih menggoda dan hipnotis lewat “Gimme Dat Love.” Dipadukan dengan unsur Latin-pop dan dance, lagu ini mengeksplorasi ketegangan romantis yang menyebar lewat tatapan, sentuhan, dan suhu sebelum benar-benar dapat dipahami. Sensasi ini tidak hanya hadir dalam lagunya — yang juga memuat jejak pengaruh Afrobeat — tetapi juga dalam video musiknya, yang menyoroti panas menyengat malam musim panas yang bercampur dengan tatapan penuh rindu dan pertemuan yang membara. Ini terdengar dewasa dan sensual, namun tetap elegan dan khas i-dle.
BABYMONSTER - “I Like It”
Dikenal lewat penampilan berenergi kuat yang berfokus pada hip-hop, girl group YG Entertainment BABYMONSTER membalik formula dengan merilis lagu dance-pop ceria yang secara mengejutkan cocok dengan riff gitar bernuansa country lewat “I Like It.” Rilisan musim panas yang ringan ini hadir hanya sebulan setelah single sebelumnya, “SUGAR HONEY ICE TEA,” yang merupakan pendekatan lebih percaya diri dan ritmis terhadap trope musim panas K-pop, meski sebenarnya berasal dari EP mereka pada bulan Mei, CHOOM. Namun, lewat “I Like It,” para member diberi ruang untuk meninggalkan citra kuat dan sassyy mereka demi sesuatu yang lebih seru, santai, dan terasa membebaskan saat mereka menikmati matahari. Performa vokalnya di sini sangat luar biasa, menonjolkan sisi melodius grup ini dan menyambutnya dengan tangan terbuka.
RIIZE - “D-D-Done”
Hampir sebulan setelah merilis mini album kedua mereka, II, beserta title track hip-hop/electro-pop “Do your dance,” boy group beranggotakan enam orang RIIZE menghadirkan video performa untuk B-side track “D-D-Done.” Terinspirasi oleh ritme West Coast yang hidup, lagu ini berakar pada bass house, menggunakan vokal yang emosional dan rap yang enerjik “untuk menghadirkan rasa segar yang lebih intens.” Dari bass yang menghentak hingga ketukan drum yang konsisten, semuanya dalam “D-D-Done” terasa padat dan menyeluruh, membanjiri indra dengan cara yang pas tanpa pernah terasa berlebihan. Seperti biasa, vokal dan rap dari RIIZE tampil tepat sasaran dan hanya membuat single yang sudah kuat ini naik dari bagus menjadi benar-benar tak bisa dilewati.
Pagaehun - “Hey Girl”
Pada 6 Juli, penyanyi-penulis lagu Korea Pagaehun (Park Tae-hoon) merilis single terbarunya, “Hey Girl,” sebuah lagu bernuansa Y2K yang memadukan pop SMA dan R&B. Secara lirik, “Hey Girl” mengikuti kisah seorang cowok yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada seorang gadis yang ia lihat di sebuah dance hall, lalu langsung terpesona dan berkhayal tentang seperti apa hubungan mereka nantinya. Hal ini juga tergambar dalam video musik pendampingnya, dengan mantan member SECRET NUMBER Dita Karang sebagai pemeran utama dan dalang bagi Pagaehun. Meski dialah yang jatuh hati setengah mati, justru sang perempuan yang jelas memegang kendali dan punya semua kartu — sepertinya dia tidak akan menginginkannya dengan cara lain.
V8 - “girlsnboys”
Menyusul debut subunit terbaru SEVENTEEN minggu lalu, V8 (Vernon dan THE8), lewat “singasong,” duo dinamis ini kembali dengan MV visualizer resmi untuk B-side track mereka, “girlsnboys.” Dibandingkan dengan electro-hop beroktan tinggi dari single utama mereka, “girlsnboys” mengambil belokan ke sound hip-hop dan R&B yang lebih bernuansa Y2K, diproduseri oleh artis legendaris Pharrell Williams dan kolaborator rutin Pledis/HYBE BUMZU. Dengan lirik multibahasa yang memadukan bahasa Inggris, Mandarin, dan sedikit bahasa Korea, “girlsnboys” adalah perwujudan dari kesan keren, tenang, dan terkendali, dengan sentuhan visual yang mengingatkan pada era awal hingga pertengahan 2010-an. Pada titik ini, V8 seharusnya saja menjadi template berjalan untuk tampil percaya diri dan tidak terganggu tanpa perlu bersusah payah.