Comeback Corner

V8, UAU, ONEUS & More

Simak pilihan kami untuk pekan ini.

Oleh Chyenne Tatum

Dari nostalgia electro-pop awal 2010-an hingga sentuhan yang lebih edgy pada girl group yang biasanya cerah, rilisan K-pop pekan lalu menampilkan dua sub-unit dengan dua identitas sonik yang sangat berbeda, serta sorotan khusus pada lagu B-side yang lebih lembut namun tetap penuh makna dari grup yang dikenal lewat anthem mereka yang lebih menghentak.


V8 - “singasong”

Satu subunit SEVENTEEN lagi telah hadir — kali ini dari member Vernon dan THE8, yang bersatu sebagai duo, V8. Lewat single debut mereka, “singasong,” para member langsung menyelam ke genre elektronik sambil banyak mengusung nuansa era akhir 2000-an/awal 2010-an. Seperti yang sudah banyak disorot fans, title track ini sangat mengingatkan pada duo Amerika terkenal LMFAO, yang hit electro-pop seperti “Party Rock Anthem” dan “Sexy and I Know It” menggemparkan dunia pada 2011 dan dianggap sebagai lagu ikonik pada masa itu. V8 bahkan memasukkan gerakan dance Melbourne Shuffle yang populer ke dalam koreografi mereka — satu lagi elemen khas yang dipopulerkan oleh LMFAO. Sementara subunit SVT lain cenderung mengarah ke dance-pop, R&B, dan deep house, menyenangkan melihat V8 membentuk ruang mereka sendiri dengan sound yang lebih terinspirasi dari rave Eropa.

UAU - “GENE”

Setelah debut mereka pada 2025 dengan dua title track, “2 Months” dan “Attitude,” sub-unit pertama Dreamcatcher, UAU, kini kembali dengan hybrid pop-house bernuansa musim panas, “GENE.” Unit yang terdiri dari JiU, SuA, dan Yoohyeon ini terasa sangat segar karena secara langsung berlawanan dengan sound berbasis rock yang dibangun Dreamcatcher sejak 2017. Dengan EP debut yang berfokus pada pop, R&B, dan dance, ritme bass yang adiktif dari “GENE” menjadi tambahan lain dalam branding sukses UAU dalam menjadikan sub-unit ini punya identitasnya sendiri. Kalau kamu mencari lagu K-pop bernuansa summer untuk playlist, ini wajib masuk daftar.

ONEUS - “Under”

Enam bulan setelah merilis single album Korea mereka, ONEUS kembali dengan single Jepang terbaru, “Under.” Dengan bassline yang groovy dan synth yang berkilau, single ini merupakan perpaduan pop-funk yang sangat solid, menonjolkan nuansa band yang muda dan menawan, cocok untuk cuaca hangat. Meski bukan lagu anthem yang meledak-ledak seperti beberapa track khas grup ini, “Under” sudah cukup untuk membuat kaki ikut mengetuk dan bahu bergoyang. Kadang, lagu yang paling efektif dan mudah diingat justru yang memaksimalkan produksi sederhana dan santai mereka.

UDTT - “VIPER”

Rookie girl group UDTT debut pada April 2025 dengan title track mereka, “REALLY REALLY,” lagu pop manis penuh energi yang sangat cocok dengan estetika lembut dan feminin mereka. Namun, B-side mereka, “RETRY,” memberi isyarat sisi grup yang lebih dewasa lewat produksi R&B-nya. Kini, lebih dari setahun kemudian, kuintet ini akhirnya kembali untuk comeback pertama mereka lewat “VIPER,” yang mengeksplorasi sisi dewasa itu lebih jauh dengan sound pop kontemporer yang kuat. Jika debut mereka ceria dan cerah, “VIPER” terasa gelap, edgy, dan sangat condong ke gaya girl-crush populer yang kini jadi elemen penting dalam konsep girl group. Bahkan setelah mendengar hook-nya yang sangat adiktif sekali saja, dijamin lagu ini bakal menempel di kepala sepanjang hari.

OMEGA X - “Life Detox”

Dua minggu setelah merilis mini album keempat mereka, UNCAPPED, beserta title track dengan nama yang sama, boy group OMEGA X merilis sebuah mood film untuk B-side album yang lebih introspektif, “Life Detox.” Sebagai lagu penutup UNCAPPED, track ini memilih sound alternative-pop yang lebih lembut alih-alih gaya dance-pop yang lebih cerah dari lagu utamanya. Dengan member Jaehan, Yechan, dan Xen sangat terlibat dalam proses penulisan dan komposisi, grup ini bisa menyelami tema refleksi diri lebih dalam, seperti terdengar dalam lirik tentang ingin masuk ke “mode off” saat hidup terasa terlalu berat dan bising. “Turning off my alarms, to all the slow-ass updates / Can’t keep up anyway, life detox / It’s a life, it’s a lot,” nyanyi grup ini di bagian hook, mengingatkan pendengar bahwa jeda untuk kesehatan mental dan self-care itu sepenuhnya valid dan layak didapatkan.

Cart

×